WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Duduk Santai di Area Alun-Alun Rangkasbitung, Bersama Komunitas Aswar dan Komunitas HSR

LEBAK, JMI - Malam yang semakin larut tak menyurutkan niat Saepuloh/Aep, dan Ajun beserta 20 anggota nya untuk bertemu dengan awak media. Dua gabungan Komunitas Astrea Warunggunung (ASWAR) dan komunitas Honda Sepuh Rangkasbitung (HSR) ini yang dibina oleh Imron bersekretariat di Kp. Jujuluk Kelurahan Cijoropasir kecamatan Rangkasbitung kabupaten Lebak Provinsi Banten. Dua komunitas pada malam ini mengadakan silaturahmi, atau melakukan kopi darat (kopdar) disekitar area alun-alun Rangkasbitung, tepatnya di depan gedung Perpustakaan Saidjah Adinda. Di depannya berjejer sepeda motor lawas yang sempat eksis di era tahun 90-an hingga tahun 2000-an.

Semakin malam, semakin banyak teman Saepuloh/Aep dan Ajun yang datang ikut berkumpul. Mereka semua datang sembari menunggangi sepeda motor yang sama, yakni sepeda motor jadul rilisan pabrikan Honda.

Ya, Saepuloh/Aep dan Ajun serta teman-temannya memang merupakan anggota dari komunitas sepeda motor Honda. Tapi bukan sepeda motor Honda anyar, melainkan seri Astrea yang kini keberadaannya mulai langka di jalanan.

Saepuloh atau yang dipanggil akrab Aep dari perwakilan komunitas ASWAR menuturkan, "komunitas yang bernama Astrea Warunggunung (ASWAR) ini, terdiri dari pengguna sepeda motor Astrea, mulai dari Astrea 800 yang eksis di era 80-an, Astrea Star, Prima, Astrea Grand, hingga Astrea Supra.

"Awal mula berdirinya klub motor ini, dari kegemaran nonton road race, akhirnya memutuskan bikin klub ini," tutur Saepuloh/Aep kepada awak media. Sabtu (08/5/2022).

Bagi Saepuloh/Aep, ASWAR sendiri bukan hanya sekadar klub motor. Selain kopdar rutin, ASWAR juga menuntut para anggotanya untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Mereka juga menuntut anggotanya untuk mengikuti aturan yang berlaku bagi kelayakan sepeda motor.

"Paling berat jadi anggota klub motor itu bawa nama identitas klub di jalan. Jadi kami selalu menekankan para anggota resmi untuk selalu safety first, jadi pelopor keselamatan di jalan," ujar Saepuloh/Aep.

Klub ASWAR dan Klub HSR ini juga, kerap mengadakan bakti sosial guna membantu mereka yang kesusahan. Layaknya klub motor pada umumnya, touring sudah menjadi kegiatan yang wajib dilakukan.

Untuk menjadi anggota resmi dari Klub ASWAR, dan Klub' HSR pun tak mudah. Para anggota awalnya harus memiliki SIM yang berlaku. Selain itu loyalitas juga menjadi hal yang paling dituntut jika ingin bergabung menjadi anggota resmi.

"Anggota itu nggak asal masuk, mereka diseleksi secara bertahap. Pertama tentunya harus punya motor Astrea, Kedua minimal harus ikut touring, dan mereka harus mendapatkan kartu identitas. Semua itu biasanya dijalani selama satu tahun, baru bisa jadi anggota," tandas Saepuloh/Aep.

"Jadi sebisa mungkin nggak asal masuk terus pergi. Gabung klub motor itu yang dinilai pertama loyalitasnya," sambung Ajun perwakilan dari Klub HSR.

Duyoh/JMI/red
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Jalan Penghubung Butuh Perhatian PemKab dan PemProv Gorontalo

Gorontalo JMI , Masyarakat Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo mengeluhkan dari tahun ketahun bahkan sampai dengan saat ...