WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Heboh, Lagi Asyik Kikuk Berduaan Kepala Desa di Grebek Warga

GROBOGAN JMI - Ibarat pepatah Pagar Makan Tanaman,"kejadian yang memalukan harusnya Orang nomor satu juga sosok yang dianggap terpandang dan di segani oleh warganya, justru malah membuat malu Pribadinya sendiri, keluarga, Pemerintahan Desa,serta seluruh warga masyarakat yang ada.sosok yang seharusnya bisa menjadi panutan juga bisa memberikan contoh baik kepada warga ,justru malah memberikan contoh yang tidak patut untuk di tiru dengan dugaan sementara lagi asyik kikuk berduaan di dalam rumah bersama wanita cantik pujaan hati sang Kepala Desa. 

Bagaimana tidak peristiwa tesebut sempat membuat heboh, geger warga dengan adanya tindakan Kepala Desa Pulutan Kecamatan Penawangan yang sedang asyik kikuk berduaan bertamu di salah satu warganya melebihi jam layaknya bertamu pada umumnya,bahkan sampai larut malam ,entah apa yang di lakukan keduanya di dalam rumah berduaan kurang lebih hampir satu jam, hingga sampai keluar rumah dari sang pujaan hati pada pukul 01:30 WIB. 

Kebetulan pujaan hati  sang Kepala Desa si cantik(IDH) warga RT 01 RW 03 Desa Pulutan di rumah hanya dengan kedua anaknya yang sedang lelap tidur,apalagi sang suami sedang pergi merantau menjadi buruh bangunan di Luar Jawa (Palembang).kejadian tersebut pada hari sabtu 28/05/22 
Oknum Kades

Kurun tiga hari, saat ini Kepala Desa Pulutan Kecamatan Penawangan menjadi tren topik pembicaraan oleh warganya bahkan warga merasa tidak percaya atas kejadian hari sabtu malam kemarin, salah satu warga Pulutan yang kebetulan mengetahui peristiwa tersebut ( SWJ) 60 th membenarkan atas kejadian adanya Kepala Desa Pulutan (DRT) yang di grebek warganya setelah berduaan bertamu di salah satu warga kebetulan tetangga sebalah saya sendiri. 

Menurut keterangan dari beberapa warga juga dari (SWJ) sendiri Kades Pulutan (DRT) 55 th kepergok warga yang sedang lagi asyik kikuk bertamu hanya berduaan saja di tengah malam di rumah wanita cantik pujaan hati Kepala Desa (IDH) 35 th. 

Kepala Desa ketika keluar dari rumah pujaan hatinya kaget seakan jantung terasa mau copot setelah mengetahui depan rumah yang di buat kikuk sama pujaan hatinya sudah banyak warga menunggunya, bahkan sorotan lampu dari warga mengarah ke muka Kepala Desa, sontak seketika itu Kepala Desa Pulutan (DRT) ciut nyali merasa malu dan bingung langsung mendekat (SWJ) meminta untuk di amankan dari amukan massa warganya sendiri, singkat cerita Kepala Desa (DRT) langsung di bawa ke rumah (SWJ) dalam pengakuaannya di depan warga,Kepala Desa mengaku khilaf, justru penyampaian Kades membuat warga semakin geram dan emosi bahkan warga sempat  dengan nada keras, "ayo ngaku Pak Kades sudah melakukan kikuk berapa kali ,enak ya dasar biadap tak tau malu. 
Saeri

Saeri suami wanita cantik pujaan hati Kepala Desa (IDH) yang sudah pulang dari perantauan pada hari selasa siang 30-05-22 setelah mendapat kabar dari keluarga,langsung Saeri bersama kakaknya juga warga mendatangi Balai Desa Pulutan untuk mengklarifikasi Kepala Desa tersebut , kebetulan waktu itu tidak di tempat baru sekitar pukul 16:15 WIB  Saeri bersama puluhan Warga mendatangi polres Grobogan melaporkan Kepala Desa untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya. 

Tuntutan Saeri juga warga lainnya,"Kepala Desa Pulutan harus di copot dan di pecat dari Jabatannya, karena sudah mencoreng nama baik Desa serta sudah tidak pantas menjadi seorang Pimpinan ,"dan kami warga Pulutan sudah tidak sudi lagi mempunyai pemimpin yang bermoral bejat sok baik, sok alim,bahkan perbuatan yang sama seperti ini dulu pernah dilakukannya juga, jelas salah satu warga (MKS)35 th dengan nada geram penuh emosi di halaman Mapolres Grobogan. 

Demi keberimbangan pemberitaan ini ,jurnal media Indonesia dengan beberapa awak media mencoba menghubungi Kepala Desa untuk konfirmasi, klarifikasi atas kejadian tersebut, tetapi tidak ada tanggapan seakan Kepala Desa selalu sibuk dan enggan di temui. 

Camat Penawangan (Khasan Anwar) ketika di hubungi jurnal Media Indonesia dengan via tlp pada pukul 16:30 WIB tidak tau menau adanya permasalahan Kepala Desa Pulutan tersebut apalagi sempat dari warga Pulutan mendatangi Polres Grobogan, soalnya tadi siang Kepala Desa Pulutan sempat ada komunikasi dengan saya katanya baru berada di Pengadilan Negeri Purwodadi sebagai saksi di persidangan dan juga tidak menyampaikan berkaitan permasalahan dirinya, yang jelas kalau kabar berita itu betul  dan benar di lakukan oleh Kepala Desa yang merupakan sebagai sosok pablik figur juga sebagai seorang Pimpinan, sebagai panutan ketika benar  adanya berbuat seperti itu ya jelas harus di tindak secara kedinasan juga aturan yang berlaku, dan kami juga belum ada laporan resmi dari Pemerintah Desa Pulutan, untuk kita tindak lanjuti dan kita laporkan ke Pimpinan dalam hal ini Bupati Grobogan,ya sempat tadi Sekdes Pulutan menyampaikan secara lesan.tutur Camat

Heru/JMI/RED
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

FBR Unras Desak Holywings Citra 6 Kalideres di Tutup

Jakarta JMI, Forum Betawi Rempug (FBR) menggeruduk Holywings yang berada di perumahan Citra Garden 6 City  Kalideres Jakarta Barat, senin (...