WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

27 Tahun Benyamin S Berpulang, Wasiat Dimakamkan Samping Bing Slamet


JAKARTA, JMI
- Benyamin S atau Benyamin Sueb yang lahir pada 5 Maret 1939 merupakan seorang aktor, penyanyi, pelawak, dan sutradara Indonesia. Masa keaktifan Benyamin S di industri hiburan Indonesia terbilang cukup lama. Ia menceburkan diri dalam dunia hiburan pada 1950 hingga 1995.

Akibatnya, Benyamin masuk dalam daftar The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa versi majalah Rolling Stone Indonesia, seperti yang dikutip dari Majalah Rolling Stone Indonesia. Aktor asli Kemayoran, Jakarta ini merupakan anak dari Suaeb (ayah) dan Aisyah (ibu).

Sebenarnya, ayahnya memiliki nama asli Sukirman, tetapi berganti nama menjadi Suaeb sejak tinggal di Jakarta (kala itu Batavia). Sayangnya, ketika umur Benyamin S masih dua tahun, ayahnya sudah harus pulang ke pangkuan Sang Kuasa. Benyamin S memulai pendidikannya di bangku Sekolah Dasar atau SD (dulu disebut Sekolah Rakyat), tepatnya di Sekolah Rakyat Bendungan Jago pada 1946-1951. Lalu, ia menghabiskan waktu terakhirnya menempuh jenjang SD di Sekolah Santo Yosef Bandung pada 1951-1952. 

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP, tepatnya di Taman Madya Cikini pada 1955. Ia memilih SMA Taman Siswa untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya pada 1958. Pada jenjang pendidikan tinggi, Benyamin menempuh berbagai macam lembaga akademik dan pelatihan.

Pertama, ia memulai Akademi Bank Jakarta, tetapi tidak tamat dan memilih untuk melanjutkan Kursus Lembaga Pembinaan Perusahaan dan Ketatalaksanaan pada 1960.

Kedua, ia masuk dalam Latihan Dasar Kemiliteran Kodam V Jaya. Terakhir, pada 1964, ia menempuh pendidikan di Kursus Lembaga Administrasi Negara.

Benyamin Sueb merintis kariernya pertama kali menjadi seorang kondektur PPD atau pengangkutan penumpang Djakarta (1959). Lalu, ia juga pernah menjadi salah seorang bagian dari amunisi peralatan angkatan darat (1959-1960). 

Setelah itu, ia memutuskan untuk menggeluti kegemarannya sejak kecil, yaitu bermusik. Meskipun masih dalam ranah militer, tetapi ia memilih untuk menjadi bagian dari musik kodam V jaya (1957-1968).

Selain bermusik, ia juga sekaligus menjadi kepala bagian perusahaan daerah Kriya Jaya (1960-1969). Setelah masa jabatannya usai, ia memantapkan hati untuk bergabung dengan grup musik Naga Mustika (1969). 

Dari sinilah, ia mendapatkan kesuksesan besar dalam dunia musik. Grup berdomisili di sekitar Cengkareng inilah yang mengantarkan nama Benyamin Sueb sebagai salah satu penyanyi legendaris di Indonesia. Karier Benyamin S dan Wasiat Pemakamannya Melansir dari p2k.unkris.ac.id, tidak puas hanya berkarier di dunia tarik suara, Benyamin S melebarkan sayapnya dalam dunia perfilman.

Ia membintangi cukup banyak film, di antaranya Banteng Betawi (1971), Biang Kerok (1972), Si Doel Anak Betawi (1972), dan Intan Berduri (1972). Di film Intan Berduri, Benyamin S berhasil mendapatkan piala Citra sebagai Pemeran Utama Terbaik. Ia pun pernah menjadi produser sekaligus Sutradara PT Jiung-Film (1974-1979). 

Benyamin Sueb juga pernah mendirikan Radio FM etnik betawi dengan nama Bens Radio pada 5 Maret 1990. Dengan banyak Benyamin Sueb menggali potensinya, baik dalam dunia perfilman sampai penyiaran radio, membuatnya banyak mendapatkan penghargaan. Salah satunya datang dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memberikannya penghargaan Bintang Budaya Parama Dharma di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 8 November 2011. 

Selain itu, jalan Landas Pacu Kemayoran diubah menjadi namanya. Pada 5 September 1995, Benyamin S meninggal ketika namanya sedang berada di puncak. Ia meninggal dunia ketika sinetron Si Doel Anak Sekolahan merajai sinetron di tanah air. Ia menutup mata untuk terakhir kalinya seusai bermain sepak bola. 

Benyamin dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta. Sebab, ini merupakan wasiat yang dituliskannya agar dapat dimakamkan bersebelahan dengan makam Bing Slamet. 

RACHEL FARAHDIBA R

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Langgar Administrasi Pemilu , Bawaslu Memberikan Teguran Lisan dan Tertulis Kepada KPU

Gedung Komisi Pemilihan Umum RI di Jakarta/kompas.com JAKARTA, JMI – Pelanggaran yang di lakukan KPU meliputi administrasi di 10 daerah ata...