WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

TGUPP Respons Pembubaran Usai Anies Lengser: Not a Big Deal


JAKARTA, JMI
-- Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Tatak Ujiyati merespons Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi yang menyatakan TGUPP harus bubar setelah Gubernur DKI Anies Baswedan lengser dari jabatannya.

Menurut Tatak pembubaran TGUPP bukan masalah besar. Lagipula, menurutnya masa kerja TGUPP mengikuti jabatan politik Anies.

"TGUPP bubar setelah Anies purna tugas? Not a big deal. Semua juga tahu yang namanya tim gubernur ya durasinya mengikuti jabatan politik gubernur," kata Tatak dalam cuitannya di akun Twitter, @tatakujiyati, sebagaimana dikutip Kamis (15/9).

"Gubernur baru pasti punya ways of working sendiri, apakah bakal punya tim, apakah namanya TGUPP atau bukan. Bukan hal penting untuk diributkan," kata dia menambahkan.

Tatak juga merespons pernyataan Pras yang menyebut bahwa TGUPP malah membuat kacau pembangunan. Ia menilai pernyataan Pras merupakan pendapat subjektif.

Tatak mengatakan bahwa pernyataan Pras tersebut tak berdasarkan fakta. Ia menyebut hal itu tak perlu ditanggapi secara serius.

"Toh faktanya, alih-alih kacau pembangunan Jakarta justru makin pesat. Janji-janji Anies sebagian besar terpenuhi hanya dalam satu periode kepemimpinan di Jakarta," ungkap dia.

Tatak juga mengklaim bahwa masih lebih banyak masyarakat yang puas dengan kinerja Anies daripada yang tidak puas. Otomatis, menurutnya yang tidak puas terhadap TGUPP juga minoritas.

"Otomatis yang tidak puas terhadap TGUPP Pak Anies juga minoritas, sebab TGUPP juga SKPD fungsinya sebagai pembantu gubernur. Cuma supporting team gubernur, hebat amat sampai dibahas khusus sebagai tukang bikin kacau ya?" ujar Tatak.

Pras sebelumnya menegaskan TGUPP bakal dibubarkan bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan Anies. Diketahui, Anies akan mengakhiri masa jabatannya pada 16 Oktober mendatang.

"Iya, selesai tanggal 16 Oktober nanti," ungkap Pras di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/9).

Menurut Pras selama ini TGUPP yang merupakan tim 'think tank' Anies justru membuat kacau pembangunan di Jakarta. Oleh karena itu, menurutnya TGUPP harus hilang dari Pemprov DKI Jakarta.

 

CNNI/JMI/RED

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Simpang Siur Informasi Antara DPR-RI Komisi X Dengan Pemda Bandar Lampung, GAMAPELA Minta KPK Turun Tangan

Bandar Lampung JMI, Perhatian masyarakat Bandar Lampung semakin meluas terkait polemik gaji guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...