WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

11 Satpam PT Semen Grobogan Jawa Tengah Diciduk Polisi

GROBOGAN JMI - Sebelas satpam PT Semen Grobogan, yang berada di wilayah Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terpaksa berurusan dengan kepolisian. Lantaran mereka mencuri besi onderdil alat penghancur atau hammer batu milik perusahaan tersebut.

Sebelas satpam PT Semen Grobogan nekat mencuri besi di dalam kawasan pabrik. Peristiwa pencurian itu berlangsung sejak bulan April hingga bulan September 2022 dan Total kerugian akibat pencurian itu mencapai Rp 150 juta. Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Afiditya Arief Wibowo dalam konpers yang digelar di Mapolres setempat Rabu (12/10/22).

Kasat reskrim menyebut, kesebelas satpam itu yakni Rizky Fajar Pratama, Kurnia Awang Ekananda, Vicky Mardiana Romanica, Dhenis Windu Saputra, Krida Laksono, Eksan Sugianto, Angga Echsa Iyan Arighie, Mochammad Zaki Fernandito Pratama, Rangga Iguh Saputra, Rangga Fernando, Slamet Teguh Widodo.

Ketika di tanya oleh penyidik Satreskrim Polres Grobogan salah satu pelaku Rizky Fajar Pratama menyebutkan, alasan pihaknya melakukan pencurian itu yakni untuk memenuhi kebutuhan harian. Sebab gajinya kerap telat. Dari yang biasanya tanggal 1 bisa molor hingga dua minggu,”kata Risky .
“Kami pekerja outsourching yang Gajinya dua juta. Sudah molor-molor terus gajinya selama setahun ini,” katanya.

Dikatakan Risky bahwa,” semula ia dan beberapa temannya itu berada di bawah PT Bravo. Selama di bawah PT tersebut gaji kerap molor. Hal itu yang membuat kesebelas Satpam itu nekat mencuri besi. Senilai Rp 150 juta.

Sementara itu, Kasat Reskrim Afiditya Arief Wibowo menyebut para pelaku melakukan aksinya sejak bulan April-September 2022 Kesebelas orang itu semuanya berprofesi sebagai security di PT Semen Grobogan,” Ungkapnya.

“Aksi pencurian diketahui ketika tim gudang PT Semen Grobogan melakukan pengecekan spare part hammer yang berada di area pruduksi crusher PT. Semen Grobogan yang semula jumlah 78 pcs. Namun tiba-tiba jumlahnya berkurang menjadi 12 pcs. Sedangkan PT Semen Grobogan belum pernah mengganti/menggunakan spare part tersebut,” jelas Kasat Reskrim.

Karena mereka orang dalam, sehingga para pelaku sangat mudah dalam melakukan pencurian spare part hammer yang disimpan di area produksi crusher PT. Semen Grobogan, pungkas Kasat.

Heru/JMI/RED
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Jendral Andika ; Kasus Paspampres Bukan Asusila Tapi Suka Sama Suka

Panglima TNI Jendral Andika Konfirmasi atas kasus asusila yang terjadi pada perwira menangah atas Paspamres di acara G20 Bali/net JAKARTA, J...