WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Kadinkes Subang Jenguk dan Berikan Bantuan Kepada Anak Kembar Siam di Perumahan Surya Cigadung Subang.


Subang JMI,
 Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi, SH, MH.Kes jenguk sekaligus beri bantuan kepada anak kembar siam, Muhammad Nur Hidayah dan Muhammad Nur Syafaat di Perumahan Surya Cigadung 2,  Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (05/10/2022)

Kepala Dinas kesehatan kabupaten Subang Dr Maxi  mengatakan anak kembar siam ini sudah ditangani tim berkompeten di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dan rencananya akan menjalani operasi pada 9 Oktober 2022.

"Dirinya sangat yakin dan mudah-mudahan rencana tindakan operasi berjalan dengan lancar, karena satu bagian kaki akan diamputasi supaya bisa duduk dan berdiri," ucap Dr.Maxi.

Dr.Maxi berharap," kedua orang tua mereka bisa menikmati apa yang diberikan oleh Allah SWT dengan menyenangkan anak-anaknya. "Mari kita doakan supaya operasi berjalan dengan baik dan lancar sehingga anak-anak ini sehat," ujarnya.


Orangtua anak kembar siam, Dini Pertiwi (40) dan Ajis (40) tidak menyangka kalau anaknya akan mengalami hal ini, karena saat Dini Pertiwi hamil dicek USG, anaknya perempuan. Makanya, lahirnya di bidan. Namun, saat lahir, ternyata kembar siam.

"Saya baru tahu anak kembar siam setelah lahir. Kalau tahu anak kembar siam, tentunya lahirannya akan di rumah sakit. Kedua anak ini adalah anak ketiga dan keempat. Anak pertama dan kedua kondisinya normal," ucap Dini, penuh haru.

Lebih lanjut kedua orang tua anak kembar Siam tersebut menyampaikan bahwa Anaknya   lahir pada 12 April 2018 tahun lalu, kini anaknya berusia hampir 4,5 tahun. Selama ini, ia dan suaminya merawat dengan secara maksimal anak-anaknya tersebut. "Selama merawat tidak ada kesulitan, seperti bayi biasa," ujarnya.

Kata Dini, kadang-kadang anak kembar siam tersebut unik, karena kadang lucu atau bertengkar, sehingga kasihan melihat kondisinya. "Kita berharap operasi berjalan lancar, sehingga mereka bisa sehat, dan bisa duduk di kursi roda," ucapnya.

Menurut Ajis, anak kembar siamnya akan menjalani operasi di RSHS Bandung dengan biaya sebesar Rp1,8 miliar, tapi maksimal klaim dengan memakai Kartu Indonesia Sehat (KIS) sekitar Rp200 juta.

"Saya punya KIS, tapi maksimal klaim Rp200 juta, untuk sisanya akan dibantu oleh yayasan. Jadi untuk pengobatan dan membeli kursi roda ditanggung oleh pihak yayasan," ucap Ajis.


Agus Hamdan/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Usai Melindas, Purnawirawan Eko Tak Bawa Hasya ke RS

JAKARTA, JMI - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Hasya Attalah Syahputra (HAS) terlindas mobil yang dikemudikan oleh purnawirawan Polri,...