WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Dua Pejabat BPOM di Periksa Soal Keterkaitan Penyebab Gagal Ginjal Akut


JAKARTA, JMI
– Bareskrim Polri telah menyebut memeriksa dua Pejabat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait dugaan tindak pidana dalam kasus gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA).

Direktur tindka pidana tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan ada dua pejabat penanggung jawab di bidang pengawasan dan bidang mutu BPOM.

Adapun pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan pada jumat (11/11).

"Sebenarnya kemarin baru dimintai keterangan dua orang. Kita tunggu (hasilnya)" kata Pipit saat dihubungi, Sabtu (12/11).

Kedua pejabat tersebut di periksa masih berstatus Saksi dalam kasus GGAPA.

"Mereka diperiksa sebagai saksi" ujarnya.

Kendati demikian, Pipit tak menjelaskan secara rinci materi yang digali terhadap dua pejabat BPOM itu. Ia hanya mengatakan materi klarifikasi yang ditanyakan penyidik terkait pengawasan obat sirop.

"Seputaran kasus ini, masalah pengawasan" katanya.

Pipit menyebut ada empat pejabat BPOM yang telah dipanggil Bareskrim untuk dimintai keterangan. Namun, hanya dua pejabat yang hadir memenuhi panggilan.

Ia menambahkan, dua pejabat yang belum memenuhi panggilan Bareskrim, rencananya akan dijadwalkan kembali pada pekan depan.

"Yang kita mintai empat orang baru dateng dua. Mungkin minggu depan (dijadwalkan)" katanya.

Sebelumya Bareskrim telah menaikan kasus GGAPA tersebut oleh PT Afi Firma ke tahap penyidikan, menurut Pipit PT Afi Farma secara formil sudah melanggar karena melawan aturan dan undang-undang yang berlaku.

Akan tetapi pihaknya kini masih mendalami obat yang di duga menyebabkan tewasnya ratusan anak yang mengkonsumsi obat produksi dari PT Afi Farma tersebut.

Kabag Penum Humas Polri Kombes Nurul Azizah mengatakan hal itu diperlukan guna mengusut dugaan tindak pidana dalam kasus GGAPA yang telah merenggut ratusan jiwa.

"Sampai dengan saat ini tim Puslabfor Polri telah menerima 175 sampel terkait kasus gangguan gagal ginjal akut yang terdiri dari obat, urine, dan darah" ujarnya melalui keterangan video, Kamis (10/11).

 

CNNI/JMI/RED

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Maman Imanul HAQ Komisi VIII Fraksi PKB DPR RI, Implementasi UU NO 8 Th 2016 Disabilitas dan Cegah Bencana Alam, Serta Targetkan 100 Kursi di Pileg 2024

Subang JMI - Maman Imanul Haq anggota DPR RI komisi VIIl fraksi PKB, hadir di Subang dalam rangka menghadiri Hari Distabilitas ...