WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Pengacara Lukas Enembe Tidak Memenuhi Panggilan Penyidik KPK Dengan Dalih Hak Imunitas Advokat

Pengacara Lukas Enembe Dr. Roy Rening SH,MH./net

JAKARTA, JMI
– Tim Penyidik KPK telah memanggil pengacara dari tersangka Lukas Enembe namun pengacara tersebut mangkir dari panggilan penyidik tersebut dengan dalih hak imunitas di sebut keliru.

Tim penyidik KPK telah memanggil Dua Pengacara tersangka yakni Roy Rening dan Aloysius Renwarin sebagai saksi tersangka Lukas Enembe.

Tim penyidik menjelaskan pemanggilan tersebut kapasitasnya sebagai warga negara yang diduga mengetahui peristiwa perbuatan para tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di provinsi papua.

KPK pun memahami bagaimana tugas pokok dan fungsi dari seorang penasihat hukum, kuasa hukum, atau pengacara terhadap kliennya yang dilindungi oleh UU dan juga sebagai penegak hukum.

"Justru karena dia penegak hukum, semestinya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, bahwa dia akan taat hukum, hadir ketika dipanggil sebagai saksi. Perlu digaris bawahi, sebagai saksi begitu ya," ujar Ali kepada wartawan, Selasa (22/11).

Artinya kata Ali, ada kewajiban bagi kedua orang tersebut untuk hadir memenuhi panggilan tim penyidik KPK.

"Bukan kemudian membentuk sebuah opini di luar seolah-olah dia kebal hukum dan lain-lain, itu keliru besar" tegas Ali.

Sebelumnya, kedua pengacara Lukas itu telah diundang untuk datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (17/11) sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Provinsi Papua.

Namun demikian, keduanya mangkir dari panggilan tim penyidik. Untuk itu, penyidik KPK akan kembali memanggil kedua pengacara Lukas sebagai saksi. Keduanya diminta kooperatif hadir

 

FAR/JMI/RED

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

TNI AD Akan Salurkan Bantuan dari PT Adaro untuk Korban Gempa Cianjur

Jakarta JMI, Bersinergi dengan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (Adaro) dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), TNI AD a...