![]() |
| Walikota Depok Mohammad Idris |
Karena itu SMK yang ada harus terus dan berupaya meningkatkan kualitas, intergritas serta inovasi menghadapi perkembangan jaman yang semakin maju sekarang ini.
Walikota Depok Mohammad Idris didampingi Ketua BMPS Depok Acep Al Azhari saat kegiatan Konsultasi dan Lokakarya atau Takaran SMK Swasta tahun 2018 di Depok mengatakan “Walaupun jumlah angka lulusan dari SMK yang mengganggur juga masih cukup tinggi bahkan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 1.383.022 orang hingga Pebruari 2018 lalu,” Rabu (7/3).
Menurutnya, kegiatan Takaran SMK swasta tahun 2018 di Kota Depok diharapkan dapat mencari solusi serta meningkatkan mutu pendidikan yang berbasis siap pakai kepada anak didik di masa mendatang, agar bisa bersaing diera global.
“Yang jelas kegiatan Takaran SMK swasta 2018 di Depok diharapkan dapat memunculkan ide, saran dan masukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di masa mendatang,” katanya.
Sedangkan, Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, Acep Al Azhari, mengatakan kegiatan ini untuk menepis bahwa kegiatan pendidikan di sekolah swasta yang berkualitas jumlahnya sangat sedikit dapat terhapuskan dengan pelaksanaan TAKARAN SMK swasta tahun 2018. “Ini juga untuk mencari solusi, mengantisipasi dan jalan keluar dengan adanya angka penggangguran yang berasal dari lulusan SMK cukup banyak belakangan ini,” katanya.
Sumber : Poskota

0 komentar :
Posting Komentar