WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Diduga Gara-gara Dana Desa Ketua Apdesi Seputih Mataram Lamteng Gelap Mata

LAMPUNG TENGAH, JMI -- Tampaknya sumpah janji jabatan diatas Al-Qur'an bagi oknum kepala kampung yang merangkap sebagai ketua Apdesi kecamatan Seputih Mataram di kabupaten Lampung Tengah bukan jadi penghalang untuk memperkaya diri. Diduga, gara-gara anggaran dana desa sebesar Rp1,4 miliar rupiah, oknum kepala kampung/ketua apdesi kecamatan Seputih Mataram kabupaten Lampung Tengah gelap mata.

Diketahui dari anggaran dana desa yang diterima kampung Qurnia Mataram kecamatan Seputih Mataram pada tahun 2019 sebesar Rp 1,4 Miliar rupiah. Diduga, banyak anggaran dana desa yang masuk ke kantong pribadi oknum Kakam/ketua apdesi setempat, hal tersebut di perkuat dengan adanya pernyataan serta keterangan dari beberapa sumber setempat kepada JURNAL MEDIA Indonesia saat berada di Kampung Qurnia Mataram Rabu (03/03/2020) yang tak ingin identitasnya di tulis mengungkapkan.

"Selama tahun 2019, semua pembangunan Infrastruktur yang ada di kampung Qurnia Mataram, diduga dikelola dan diborongkan oknum kakam setempat sendiri kepada pihak ketiga tanpa musyawarah dengan perangkat kampung dan tidak melibatkan peran serta masyarakat kampung dalam pelaksanaan pembangunannya, mulai dari pemesanan semua bahan bahan material hingga tenaga kerjan yang mengerjakannya. semuanya dikelola langsung oleh oknum kakam/ketua apdesi sendiri, bahkan beberapa  hasil pembangunan yang telah selesai dikerjakan sangat diragukan dari segi kualitasnya yang tidak akan bertahan lama, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di kampung tersebut selama tahun 2019 diduga dikerjakan asal jadi dan teridikasi banyak menimbulkan kerugian uang negara.

Hal ini diketahui, saat JURNAL MEDIA Indonesia turun kelapangan baru baru ini melihat langsung ke lokasi disejumlah pelaksanaan kegiatan kampung Qurnia Mataram terkait apa saja yang telah direalisasikan dari banyaknya anggaran tersebut.

Seperti pelaksanaan pembangunan kampung dengan tidak jelasnya rincian detail kegiatan pembangunan, diantaranya Pekerjaan Pembangunan Peningkatan atau Pengerasan Jalan Desa. Operasional dan pembangunan/renovasi PAUD/ TK/ TPA/ TKA/TPQ atau Madrasah Non-Formal Milik Desa. Pemeliharaan jalan usaha tani, Pemeliharaan Sanitasi Pemukiman (Gorong-gorong, Solokan, Parit dll diluar Sarana Prasarana Jalan). Pemeliharaan Monumen/Gapura/Batas Desa. Penyelengaraan  Posyandu (Makanan tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu).

Pemeliharaan Jembatan Milik Desa. Peningkatan Perangkat Desa. Pembinaan PKK. Terpenuhi nya Bantuan Dana Sosial Perangkat Kampung. Terwujudnya Kesahjeraan BPD Qurnia Mataram. Terciptanya Kesejahteraan LPMK Qurnia Mataram. Terciptanya Penyusunan Perencanaan Kampung. dan Pembangunan Balkon Makam serta Pembiayaan Modal BUMDes sebesar Rp 257 juta.

Ternyata semua itu direalisasikan oknum kakam/ketua apdesi asal-asalan dan akal-akalannya saja, hanya karena demi memperoleh keuntungan pribadi yang sebesar besarnya, hingga kini sisa pembayaran sebesar 82 juta terhadap tenaga kerja (tukang) belum juga terbayarkan, padahal semua pencairan dana desa tahun 2019 sudah dicairkan, namun uang tersebut tak kunjung dibayarkan, pantas saja kakam/ketua apdesi dikatan memperkaya dirinya dari alokasi dana desa dan alokasi dana kampung.

Ia juga meminta Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) dan Aparat Penegak Hukum dapat segera menindak lanjuti kampung yang dimaksud, karena hal tersebut sangat merugikan masyarakat setempat dan merugikan keuangan negara.

Terpisah, Kepala Kampung Qurnia Mataram yang merangkap jabatan sebagai Ketua Apdesi Kecamatan Seputih Mataram Karyanto Yulli SB beberapa kali hendak dikonfirmasi terkait hal tersebut di atas yang ditemui dikantornya namun beliau selalu tidak berada di tempat, bahkan dihubungi via telpon selulernya juga tidak diangkat.

Hingga berita ini diterbitkan tidak ada satupun yang dapat memberikan statement terkait dugaan tersebut. 


KHOLIDI/JMI/RED
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Napak Tilas di Makam Ki Truno joyo Dalam Pemasangan Kain Kafan Serta Legenda Cerita Seiring Dengan Perkembangan Zaman

GROBOGAN, JMI - Sebuah makam yang berada di Dusun Sumber Barat Desa Sumberjosari kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan Kawa...