WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

SPPG di Grobogan Kembali Bermasalah, Puluhan Siswa Diduga Alami Keracunan Setelah Mengkonsumsi Susu

GROBOGAN, JMI – Jumlah korban dugaan keracunan akibat konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulongrambe, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, bertambah menjadi delapan orang pada Jumat (30/01/2026).

Awalnya, lima korban berasal dari SD Negeri 2 Pulongrambe. Kemudian, kasus menyebar dengan penambahan tiga siswa dari SD Negeri 3 Mayahan, yang segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Pemilik SPPG, Muhammad Sodiq, mengungkapkan bahwa dari total 2.900 penerima manfaat yang mengalami gejala mual, sebagian telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedjati Purwodadi. Sedangkan Kepala Desa Pulongrambe menambahkan indikasi awal menunjukkan gejala muncul setelah para penerima manfaat mengonsumsi susu.

“Melihat indikasinya, saya menilai gejala tadi muncul setelah minum susu, kemudian diikuti rasa mual dan muntah,” jelasnya.

Dijelaskan, susu yang digunakan dibeli tiga hari sebelum distribusi dan memiliki masa kedaluwarsa hingga November 2026. “Kebijakan kita, untuk korban segera dibawa ke puskesmas agar bisa ditangani dengan cepat dan mencegah terjadinya kondisi yang lebih fatal,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr.Djatmiko,M.A.P  menyatakan bahwa setelah menerima laporan, pihak kepolisian dan dinas kesehatan segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Selain mengambil sampel dari bekas muntahan korban, tim juga mengumpulkan sampel makanan dari lokasi SPPG.

“Secara kronologis, gejala mual muncul setelah minum susu. Namun, untuk memastikan penyebab pasti, kami juga mengambil sampel seluruh menu makanan hari itu. Nantinya hasil pemeriksaan akan menjelaskan segala sesuatu dengan jelas,” ujarnya.

 

Pewarta:Heru gun/JMI

 

 

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar