WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Tabrak Lari, Ketua Ormas BPPKB Banten Kec.Ciseeng Meminta Supir Truk Tronton Bertanggung Jawab

Jakarta JMI, Musibah datang tidak diduga-duga oleh siapapun dan bisa terjadi pada siapa saja. Seperti yang terjadi hari ini, Selasa, 2 November 2021 Pukul. 13.30.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas  yang menimpa sepasang suami isteri berkendaraan sepeda motor di Jalan Madnur Binong Desa Babakan Kecamatan Ciseeng.

Kedua korban meluncur berboncengan dari arah Ciseeng menuju Perempatan Bojong Gede Kemang (Bomang).

Menurut saksi mata yang melihat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mencoba menghindar mobil box yang berhenti di pinggir jalan. Bersamaan dengan itu meluncur truk tronton dari arah berlawanan langsung menabrak dan melindas korban, kemudian sopir truk tronton itu tanpa ada rasa iba langsung tancap gas kabur meninggalkan kedua korban yang kondisinya mengenaskan.

Korban meninggal seketika ditempat kejadian, sedangkan isteri korban dibawa warga ke rumah sakit menggunakan mobil desa.

Korban tewas adalah seorang ustadz dan sekaligus anggota Ormas BPPKB Banten Kecamatan Ciseeng.

Ketua BPPKB Banten Pac. Kecamatan Ciseeng diantara rasa dukanya menuturkan, “Keduanya adalah anggota BPPKB Banten Kecamatan Ciseeng. Dan kami minta pertanggungjawaban sopir truk tronton. Kalau tidak, jangan salahkan kalau kami akan blokir truk tronton yang melintas di wilayah Ciseeng.”katanya kepada media, Senin (8/11/2021).

Sementara itu Ketua Korwil Bogor Raya Lsm Gempur H. Bahrudin ikut berduka dan prihatin dengan musibah yang menimpa kedua anggota BPPKB Banten Kec. Ciseeng. Ia mengatakan dengan tegas, "Kalau sopir truk tronton saat mengendarai harus selalu waspada, dan harus mengutamakan pengendara lainnya. Aparat Kepolisian juga harus menindak tegas dalam menangani peristiwa laka yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang tersebut. Dan sopir truk tronton harus bertanggung jawab atas kejadian itu & sangat kecewa untuk hal tersebut terjadi padahal kapasitas jalan hanya 8 ton kini menjadi jalur exstrem mobilisasi mobil tambang yang melebihi kapasitas jalan tersebut" ucapnya.

Kini, Laka lantas yang menimbulkan korban suami isteri tersebut ditangani oleh pihak Kepolisian.

TB.Rudi/JMI/Red
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Jalan Penghubung Butuh Perhatian PemKab dan PemProv Gorontalo

Gorontalo JMI , Masyarakat Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo mengeluhkan dari tahun ketahun bahkan sampai dengan saat ...