WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Polisi Tangkap 'Kadal' Pembunuh Pria di Rancasari Bandung

Budi Saepuloh (29) alias Kadal pelaku pembunuhan M Iqbal (27) di Rancasari, Kota Bandung (Foto: Wisma Putra/detikJabar)


Bandung JMI,
Budi Saepuloh (29) alias Kadal pelaku pembunuhan M Iqbal (27) yang merupakan temannya sendiri berhasil ditangkap Satreskrim Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsek Rancasari.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, Kadal ditangkap di tempat persembunyiannya di Jakarta.

"Pelaku berhasil kita tangkap di Jakarta," kata Aswin kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Kamis (12/1/2022).

Untuk mengetahui motif kejadian ini, Satreskrim Polrestabes Bandung akan melakukan gelar perkara terkait kejadian ini.

Kapolsek Rancasari Kompol Oesman Imam mengatakan pada awalnya polisi menerima laporan terkait korban lalu lintas.

"Awalnya ada informasi dari warga ke kami, ditemukan awalnya dugaan laka lantas di pinggir jalan, begitu dicek sama kami ternyata ada luka bekas penikaman atau penusukan," katanya saat dihubungi.

Sekadar diketahui, seorang pria berinisial MI (27) ditemukan tewas di Jalan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Selasa (3/1/2023) sore.

Video penemuan jasad korban pun viral setelah beredar luas di media sosial (medsos). Salah satunya, Instagram, @infomrraya. Warga menyebut jasad pria itu bernama M Ikbal Sentana (27) warga Kecamatan Rancasari.

Di jasad korban M Ikbal Sentana terdapat sejumlah luka akibat sabetan senjata tajam. Luka paling mematikan terdapat di leher korban. Polisi melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Saat itu, ujar Kompol Oesman Imam Q, antara korban dengan dua pelaku sempat adu mulut hingga terjadi perkelahian. Kedua pelaku telah menyiapkan senjata tajam.

"Kedua pelaku sudah menyiapkan senjata tajam cerulit. Korban juga bawa senjata tajam pendek. Sempat duel berantem di situ sampai ke dekat truk di TKP (penemuan jasad korban). Di situlah pelaku membacok leher korban," ujar Kompol Oesman Imam. 

Motif pembunuhan itu, tutur Kapolsek Rancasari, diduga antara pelaku dengan korban berselisih rebutan jatah preman lahan di kawasan tersebut. Korban dan pelaku, merupakan teman lama dan sama-sama residivis. 

"Di situ sudah ada jatah preman (japrem) mereka itu sudah berulang-ulang diproses Polsek Rancasari itu. Mereka (pelaku dan korban) sudah biasa berurusan dengan polisi. Dua-duanya itu preman dan residivis," tutur Kapolsek Rancasari. 


Zr/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Usai Melindas, Purnawirawan Eko Tak Bawa Hasya ke RS

JAKARTA, JMI - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Hasya Attalah Syahputra (HAS) terlindas mobil yang dikemudikan oleh purnawirawan Polri,...