WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Aktivitas Mobil Moving Menuju PGE Dikeluhkan Masyarakat Setempat, Ini Tanggapan Irsi Jaya!!!

TANGGAMUS, JMI - Aktivitas mobil moving di jalur Provinsi menuju PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ulubelu menjadi perhatian Anggota DPRD Tanggamus Fraksi PPP, Irsi Jaya, S.H.

Dalam pantauannya dibeberapa waktu ini, mewakili apa yang dirasakan mayarakat sekitar jalur arah Talangpadang hingga Ulubelu membuat ia memantau langsung kondisi jalan.

"Gimana gak cepat rusak, kalau jalan selalu dilewati mobil moving ke PGE yang sering melebihi kapasitas muatan lebih dari 20 ton, mangkanya jalan banyak yang ambrol," terangnya.

Irsi pun mengatakan telah memberikan teguran secara langsung untuk jangan dulu mobil moving (Bergerak-Red) melintasi jalur tersebut sebelum lewat dari pukul 24.00 WIB, mengingat di waktu tersebut aktivitas warga masih aktif. Namun sayang tanggapan dari supir, bergeraknya mereka sudah ada izin dari pihak Polsek juga Danramil, hal ini telah saya sampaikan ke pihak mereka.

"Belum lama ini saya sudah pernah menegur kendaraan moving yang lebar dan panjang agar jangan dulu lewat dibawah jam 12 malam, karena di jam itu masih banyak kendaraan umum yang mau lewat, kadang kala ada mobil ambulance yang mau buru-buru malah gak bisa lewat, sebab sangking lebarnya badan mobil yang moving, priwisan (Berpapasan-Red) saja sulit, bukti video nya saya ada," ungkapnya.

Lanjut Irsi, "Saya juga sudah sampaikan kepada Kapolsek Pulaupanggung adanya pengaduan dan masukan dari masyarakat pengguna jalan umum dari Talangpadang menuju Ulubelu agar kiranya mobil subkon yang moving ke PGE Ulubelu. Saya sudah dua kali menegurkan ke para supir dan juga dengan yang mengawal, tetapi jawabannya malah sudah disuruh Polsek juga Danramil, makanya ini saya sampaikan ke pak Kapolsek dan Danramil," sambungnya.
Menanggapi pengaduan masyarakat yang terkena dampak dari aktivitas moving kendaraan, ia meminta agar pihak PGE bisa memperhatikan kondisi ini. Mengingat kapasitas kendaraan yang melintas dengan bobot yang cukup berat hingga 20 ton.

"Ada juga pengaduan masyarakat kepada kami via WA bahwa terkadang mobil-mobil moving merusak paralon/selang saluran air masyarakat. Selain itu juga terkait kapasitas muatan mobil yang melebihi kapasitas kekuatan jalan kita hingga merusak jalan, mohon ditembuskan juga kepada pihak PGE untuk menerapkan kewajiban CSR nya memperbaiki jalan yang pada jebol demi kenyamanan masyarakat banyak," imbuhnya.

Terkait kondisi jalan yang rusak, Irsi telah berkomunikasi dengan Anggota Dewan Provinsi Fraksi PPP, Ir. Supriayanto. Begini tanggapannya yang sudah di ukur 6 bulan yang lalu, mewakili masyarakat jawaban beliau  via WhatsApp.

"Tahun ini 2023 dilaksanakan pakek dana APBD,,, kemarin 2022 pak dana pinjaman SMI tapi gak cair makanya di tunda, Tanggamus walaupun bukan dapil saya tapi saya di Komisi 4 salah satu Dewan yang mendorong pembangunan di ruas tersebut," jawab Supri ke Irsi Jaya.

ROBI/JMI/RED
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Polda Banten Bersama Tim Gabungan Bareskrim Polri dan Bea Cukai Ungkap Pabrik Ekstasi di Pasar Kemis

BANTEN, JMI - Kapolda Banten didampingi Kabareskrim menggelar Press Conference terkait terungkapnya pabrik ekstasi jaringan Int...