WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Pasca penggusuran, warga pasar ikan pilih tidur di Musala dan kapal

Selasa 12 April 2016 | 12:06 WIB
YUDI BUDIAN
musala di pasar ikan
Jakarta, JMI - Warga Pasar Ikan korban penggusuran kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin lalu (11/4) memilih tinggal di musala Al Jamil. Musala satu-satunya bangunan yang belum dibongkar oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Iya tadi malam saya dan sekitar 20 warga tidur di musala itu, barang-barang kami juga banyak yang hilang. Belum sempat ngangkutin, becko-nya sudah masuk-masuk ke dalam, ya warga kocar-kacir enggak sempat ngangkutin barang-barang," kata Zulkarnaen (60) warga Pasar Ikan RT 12 RW 04 Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (12/4).

Sementara itu, salah satu warga Pasar Ikan bernama Darman (57) juga mengaku memilih tidur di kapal yang berada di sebelah tanggul sejak SP 3 kemarin.

"Saya mending tidur di kapal, kemarin banyak warga yang kehilangan barang-barangnya waktu pembongkaran itu," ungkap Darman.

Pemprov DKI Jakarta menyatakan telah menyiapkan sejumlah hunian di Rusun Marunda, Rusun Rawa Bebek, dan Rusun Kapuk Muara untuk warga Pasar Ikan yang terkena dampak revitalisasi. Terdapat 4.929 jiwa atau 1.728 kepala keluarga (KK) yang mendiami kawasan RW 04 Pasar Ikan. Dan terdapat 893 bangunan yang bakal digusur, yakni 347 unit berupa kios, 225 hunian di RT 01, 58 hunian di RT 02, 168 hunian di RT 11, dan 95 hunian di RT 12.

(Yud/mrd/red)

Editor : Saddam Al-Khadafi
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Laka Kerja di Sukabumi, Korban Buat Surat Pernyataan Dengan Pihak Perusahaan

SUKABUMI, JMI - Satu Orang Buruh Alami Laka Kerja Diketahui Bekerja di   PT. Aneka Dasuib Jaya Yang Beralamat di Jln Raya Pakuwon Km 5 Rt...