WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Bagi Sri Mulyani, Reformasi Tidak Harus Menunggu Krisis Ekonomi

KAMIS, 08 DESEMBER 2016 | 16:17 WIB
Sri Mulyani Indrawati
Nusa Dua,JURNALMEDIAIndonesia.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, kencangnya pemerintah melakukan reformasi dalam dua tahun terakhir adalah kebutuhan. Indonesia memang tidak perlu harus menunggu krisis, baru kemudian melakukan perubahan.

Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam seminar bertajuk Unlocking Public and Private Investment in Indonesia: Role of Financial Sector di Hotel Hilton, Bali, Rabu (8/12/2016).

"Artinya kita kan kayak kamu ingin menjadi sehat, tidak harus disuruh sama dokter, tapi sudah tahu sendiri kalau ingin sehat itu saya harus begini, begini, begini," paparnya.

Bila dibandingkan dengan banyak negara lain, memang ambisius Indonesia sekarang sama seperti negara yang terkena krisis. Di mana beberapa pihak seperti International Monetary Fund (IMF) memaksa untuk kemudian melakukan reformasi.

"Jika dilihat dari isinya, kalau anda lihat dari negara-negara lain di bawah IMF itu equal ambisiusnya, padahal kita enggak disuruh sama orang lain," terang Sri Mulyani.

Sudah ada 14 paket kebijakan yang diluncurkan pemerintah sebagai bukti bahwa reformasi benar-benar dilakukan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga langsung memantau berjalannya paket kebijakan.

"Tantangannya adalah how we are going delivered cepat karena itu kemudian berhubungan dengan birokrasi yang sulit berubah, penyakit-penyakit struktural, dan ini butuh leadership semua lini," pungkasnya.
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar