WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Pringati Hari Cinta Puspa dan Satwa, Badan Lingkungan Hidup Daerah Kota Tangerang Kunjungi SDN Poris Gaga 6

KAMIS, 15 DESEMBER 2016 | 14:45 WIB
Bapak Djoko Supeno SP.d saat meninjau
lingkungan sekolah hijau SDN Poris Gaga 6
 ditemani Ibu Siti Mardiah (Encum)
Tangerang, JURNALMEDIAIndonesia.com - Menyandang status program sekolah hijau yang beberapa waktu lalu di berikan melalui Kementerian Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikian kepada SDN Poris Gaga 6 patut di jadikan percontohon bagi sekolah sekolah lain.

Peran Kepala Sekolah H. Mursani dan kerja keras Dewan guru SDN Poris Gaga 6, juga melibatkan para orangtua yang sangat mendukung dalam melestarikan dan menjaga lingkungan yang bersih dan sehat di sekolah, mendapat apresiasi dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Tangerang.

Pada hari Sabtu (10/12/2016) yang bertepatan dengan memperingati hari "Cinta Puspa Dan Satwa" salah satu perwakilan dari BLHD Bapak Djoko Supeno SP.d meninjau langsung keadaan lingkungan SDN Poris Gaga 6.

Menurut Djoko, lingkungan sekolah SDN Poris Gaga 6 sudah tertata rapih dan sangat baik, Djoko  juga meng-apresiasi hasil kerja keras dan kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan para orangtua murid yang turut mendukung mensukseskan program sekolah hijau.

"Begitu saya masuk, penataannya sudah bagus, begitu juga dengan sarana dan prasarananya. Itu sudah sangat baik sekali, terutama bagi guru yang memberikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan mengajak siswa dan siswinya lansung datang ke lokasi," kata Djoko

"Apa lagi adanya pembentukan paguyuban yang anggotanya melibatkan para orang tua murid, itu artinya para orang tua murid juga sangat mendorong dan mendukung penuh program sekolah hijau di SDN Poris Gaga 6 ini," ujar Djoko saat di wawancarai JMI

Djoko  juga sempat memutar film yang di toton para siswa dan siswi tentang ulah mausia yang merusak alam dan lingkungan, mulai dari penebangan pohon liar, pembakaran hutan, pencemaran udara akibat polusi yang cukup tinggi, sampai pembunuhan hewan-hewan demi kepentingan pribadinya tanpa memedulikan dampak dan akibat atas perbuatan manusia yang merusak alam dan lingkungan.
Suasana saat pemutaran Film tentang alam yang di rusak oleh ulah manusia.
Menurut Ibu Siti Mardiah salah seorang guru di SDN Poris Gaga 6, selain memberikan pendidikan agar siswa dan siswi menjadi pintar, kami juga para guru akan beruasaha keras untuk menanamkan bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab terhadap siswa dan siswi untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

"Sebagai seorang Guru, kami ingin murid-murid menjadi cerdas, berprestasi, dan santun. Kami juga ingin mereka peduli akan lingkungan yang sehat, agar kelak mereka dewasa nanti, mereka bukan menjadi manusia yang merusak lingkungan, tapi malah menjadi yang melindungi lingkungan yang akan di rusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab." Kata Siti saat di wanwancarai JMI.

Pewarta: M.Hidayat
Editor: Habib
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar