![]() |
| Bajaj yang di kendarai Suherman Sehari-hari |
Jakarta, JURNALMEDIAIndonesia.com - Suherman Dwinanto, kakek berusia 61 tahun asal Kampung Utan, Cengkareng Timur Jakarta Barat seorang supir bajaj meninggal seketika saat hendak membawa penumpangnya di jalan Latumenten Jembatan Dua, Tambora Jakarta Barat. Rabu (3/5) sekitar Pukul 9.30 wib.
Suherman Menghebuskan nafas terakhirnya setelah mendorong bajajnya bersama penumpang yang ketika itu sedang mogok, ketika sampai di putaran penumpang bajaj dan Suherman kembali manaiki bajaj, namun saat hendak duduk tiba tiba Suherman hilang keseimbangan dan tersungkur dengan kepala terjatuh tepat di samping setang bajaj.
Penumpang yang melihat kondisi Suherman sempat panik dan langsung turun dari bajaj serta berteriak minta tolong, teriakan penumpang bajaj itupun mengudang reaksi yang ada di sekitar, kemudian warga pun berdatangan.
Berdasarkan laporan dari warga Jajaran Polsek Tambora Jakarta Barat tiba di lokasi dan langsung mengamankan lokasi serta memasang pita garis polisi.
Setelah memeriksa jasad Suherman, diduga ia meinggal karena sakit, kemudian Polisi membawa jasad Suherman RSCM guna keperluan otopsi.
Pewarta: M. Hid

0 komentar :
Posting Komentar