WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Nasib Murid SD Negeri 003 Kelas Jauh Lubuk Kebun di Simpang Kampar Logas Tanah Darat Sungguh Memprihatinkan

Terlihat murid kelas 1 Sekolah Dasar 003 Dusun III Simpang Kampar desa Lubuk Kebun Logas Tanah Darat ini hanya memakai atap dari terpal dan diluar ruangan, sebab kekurangan dana yang masih banyak ini hanya mengandalkan swadaya masyarakat dusun III tanpa adanya bantuan Pemerintah Daerah .
LOGAS TANAH DARAT KUANSING, JMI – Beginilah nasib anak-anak bangsa yang dididik di Sekolah Dasar 003 Kelas Jauh di Dusun III Simpang Kampar Lubuk Kebun Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi ini. Mereka dididik dengan tenaga guru-guru yang masih honorer murni dan swadaya dari masyarakat. 

Salah seorang guru yang berinisial R ini menjelaskan bahwa sekolah dasar 003 Kelas Jauh ini sungguh sangat memprihatinkan, seperti yang Bpk ( Erik Tim JMI ) lihat bahwasannya beginilah kondisi sekolah kami yang ala kadarnya. Sekolah ini sudah ada sejak tahun 2012 hasil dari swadaya masyarakat Simpang Kampar yang didanai awal oleh Bpk Sudiaman Saragih atau yang kita kenal Opung Sedap agar pendidikan untuk wajib belajar 12 tahun tersebut tercapai. 

Setelah ini berjalan sekolah dasar ini diserahkan oleh Opung Sedap ini kepada dinas pendidikan yang akhirnya menjadi SD Negeri 003 Kelas Jauh Dusun III Simpang Kampar Lubuk Kebun. Berdasarkan info dari Hermanto (Wali Murid) dan juga anggota Komite Sekolah menyampaikan kepada kami (Red) apakah pemerintah kita Khususnya Pemda Kuansing buta ? Dulu sebelum menjabad mereka mengiming-imngkan untuk membantu pembangunan sekolah serta fasilitas umum lainnya. Tetapi setelah mereka menjabat, jangankan untuk membantu, melihat kondisi sekolah dasar tersebut sampai berita ini diturunkan tidak pernah. Kami sangat kecewa atas sikap yang dilakukan pemda kuansing ini, padahal pemerintah pusat menurunkan anggaran pendidikan yang cukup besar jumlahnya.

Dan ini juga dibenarkan oleh Sariman Sitepu sebagai Ketua Komite. "Ini sudah lama kami ajukan tetapi hasilnya sangat mengecewakan & juga ditambahkan dari beberapa wali murid. Salary yang diterima oleh tenaga guru honorer sebagai pendapatan gaji mereka sebesar Rp.300.000 / bulan dari dinas pendidikan dan ditambah dari Swadaya Masyarakat (wali murid) Rp.35.000,- / anak /bulan. Dan anak murid / anak didik membayar uang pembangunan sebesar Rp. 400.000,-/orang. Ucapnya menjelaskan. Sementara adapun bantuan dana BOS , kami disekolah jauh ini tidak pernah mendapatkan bantuannya.

Sementara, murid sekolah dasar 003 tersebut berjumlah 230 anak dengan kelas 9 kelas. Tetapi yang terealisasi sampai sekarang baru ada 5 kelas. Dan perlengkapan sekolah sampai kebangku sekolah pun masih banyak kekurangannya, dan saya sebagai ketua komite sekolah sudah mencoba untuk mengajukan dan meminta supaya direalisasikan. Sampai sekarang belum ada keputusan selanjutnya ucap Sariaman. 

Mudah-mudahan dengan bantuan berbagai pihak dan unsur lapisan masyarakat ini sekolah negeri 003 kelas jauh dusun III desa lubuk kebun kecamatan Logas Tanah Darat ini segera mendapatkan perhatian pemerintah daerah dan pusat tandasnya.

Tim Redaksi Koran dan LBH JMI Perwakilan Riau
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar