WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Khusus DKI Saja 2 Trilliun & Bodetabek 1 Trilliun. Awas Jangan ada Lagi Rakyat Teriak Lapar dalam Masa PSBB. Bansos sudah Gelontorkan 170 T

- Waspadai Oknum2 Maling Korup yg manfaatkan pandemi Covid.19 ini
- Dibutuhkan para aparat bersih dlm penyaluran dana bansos ini hgg tepat sasaran
- Peran Lurah RT & RW mendata benar2 warga yg berhak terima Bansos hgg tepat sasaran

Laparr.... lapar...lapar ...!! Jangan sampai ada lagi rakyat teriak kelaparan dan susah seperti itu, sejak pemerintah sudah menggelontorkan dana Bansos sedikitnya 170 Trilliun lebih dalam menghadapi masa PSBB/Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Maka diharapkan para aparatur petugas yang bersih cekatan dalam mengalokasikan, menyalurkan dana Bansos itu tepat sasaran hingga benar-benar sampai pada yang berhak alias orang-orang kecil, ekonomi lemah. Tentunya disinilah peranan Lurah, Kades, dibantu RT dan RW yang harus tepat dalam mendata rakyat yang tidak dan berhak menerima dana Bansos yang dimaksud.

Presiden Jokowi Kamis kemarin dalam siaran pers nya menegaskan, dana Bansos ini diprioritaskan bagi rakyat yang berhak seperti, sopir taksi, truk, ojek online, pedagang kecil, usahawan mikro dan rakyat yang ekonomi nya lemah selama tiga bulan berturut turut," ujar Jokowi, syukur Alhamdulillah jika pandemi Covid-19 ini cepat berlalu.

Jokowi pun tidak segan mengambil tindakan tegas melalui Polri dan TNI, juga KPK dan institusi hukum lainnya untuk menindas tegas jika kedapatan masih ada oknum nekat menyelewengkan korupsi atas pengadaan dana Bansos ini, akan disikat habis.

Terinci dari dana Bansos itu khusus warga DKI saja total 2,2 Trilliun berupa sembako diprioritaskan 2,6 juta jiwa atau setara dengan 1,2 juta KK dengan rincian Rp.600 ribu perbulan dan berlaku hingga tiga bulan kedepan berkisar hingga Juli 2020.

Sementara untuk Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi dialokasikan dana Bansos dimaksud hingga 1 Trilliun dengan sasaran 1,6 juta jiwa atau setara dengan 576 ribu KK selama tiga bulan juga.

Bansos untuk diluar Jabodetabek dianggarkan 16,2 Trilliun dan ini jenisnya tunai dengan sasaran 9 juta KK dengan rincian Rp.600 rb perbulan dan berlaku higga tiga bulan berturut-berturut.

Presiden Jokowi juga sudah menginstruksikan penyaluran dana lewat program padat karya dibeberapa kementerian seperti, kementerian tenaga kerja dengan anggaran 16,9 Trilliun, kementerian PUPR dengan anggaran 10,2 Trilliun, bahkan POLRI pun turut dalam penyaluran dana serupa ini dengan istilahnya Program Keselamatan, antara lain membantu Rp.600 ribu selama tiga bulan berturut-turut dengan sasaran, supir taksi, bus, bajaj, dan sejenisnya, memang anggarannya hanya Rp 360 Milyar.

Semoga dana yang bermanfaat bagi rakyat menengah kebawah ini benar berjalan adanya hingga tepat sasaran sampai ke rakyat miskin ekonomi lemah, karena kita sadari selama pemberlakuan masa PSBB sangat sulit menjalankan kehidupan sehari hari yang hampir fulltime di rumah saja. 

Semoga badai cepat berlalu, menginjak bulan Ramadhan semoga pandemi Covid-19 ini berlalu dari negeri tercinta kita ini dan kita mayoritas yang menunaikan ibadah Puasa dapat menjalankan nya dengan penuh rasa khusyuk puji dan Syukur kehadirat Allah SWT. Aamiin YRA.

Boy Tanaya P
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Sosialisasi Program Ketenagakerjaan, Bersama Kemnaker RI dan Anggota Komisi IX DPR RI

Tangerang, JMI - Ponpes Salafiyah Terpadu Al Hikmah El-Ali Cinding, menggelar acara seminar tentang Sosialisasi Program Ketenag...