WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Setelah Timor Leste Kena Rampok Australia, Kini Indonesia Dianggap Saudaranya


JAKARTA, JMI
-- Masih jelas diingatan pemerintah Indonesia tanggal 30 Agustus 1999 warga Timor Timur menyebut Australia sebagai saudara mereka.

Padahal yang 'mengasuh' dan 'memberi makan' Timor Timur selama itu ialah Indonesia" kata Mirisnya Indonesia terutama ABRI saat itu dianggap sebagai musuh.

Menjengkelkan memang bagi Indonesia, saudara sendiri dianggap musuh malah bangsa lain yang sekarang merampok Timor Leste dianggap saudara" kata Pengamat politik Florencio Mario Vieira kepada wartawan, sabtu (5/9/2020).

Kali ini isu soal warga Timor Leste mendesak ingin kembali bergabung dengan Indonesia tiba-tiba mencuat.

Pemerintahan Timor Leste sendiri diketahui tak becus mengurus negaranya.

Hasilnya bisa dilihat kondisi ekonomi Timor Leste anjlok karena corona hingga kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM). 

Padahal ada begitu banyak kekayaan alam yang dimiliki negara berjuluk 'Bumi Lorosae' ini dan jika dikelola dengan benar serta baik, bisa menyulap Timor Leste jadi negara makmur.

Timor Leste memiliki daerah perbukitan ditutupi dengan kayu cendana.

Lebih lanjut, dataran rendah Timor Leste bahkan ditumbuhi pohon kelapa dan pohon eukaliptus. Mata air panas dan aliran gunung juga banyak ditemukan disana.

Tak lupa, satwa liar termasuk kuskus (spesies marsupial), monyet, rusa, musang kucing, ular, dan buaya melimpah disana.

Tentu saja sumber pertambangan yang menjadi komponen terpenting ekonomi Timor Leste.

Ada produksi hidrokarbon, yang terutama dari simpanan gas alam lepas pantai. 

Timor Leste juga memiliki penambangan marmer untuk ekspor. 

Selain mengandalkan pertambangan, Timor Leste juga mengandalkan pertaniannya. Pertanian, yang sudah lama menjadi andalan ekonomi, masih mempekerjakan sebagian besar penduduk yang bekerja.

Faisal 6444/Red/JMI
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar