WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Korut Tembak Peluncur Roket, Korsel Bersiaga Ketat


JAKARTA, JMI
 --  Korea Selatan melaporkan bahwa Korea Utara diduga menembakkan sejumlah peluncur roket pada hari ini, Minggu (10/7). Mereka pun langsung siaga ketat.

"Militer kami mendeteksi pelontar terbang yang diduga sejumlah pelontar roket Korea Utara dari sekitar pukul 18.21 hingga 18.37 hari ini," demikian pernyataan kantor Kepala Staf Gabungan Korsel yang dikutip AFP.

Pernyataan itu berlanjut, "Militer kami menguatkan pengawasan dan kewaspadaan, dan terus dalam kondisi siaga sembari mempertahankan kerja sama Korsel-Amerika Serikat."

Tak lama setelah laporan ini dirilis, Kantor Keamanan Nasional Korsel langsung menggelar rapat. Mereka menyatakan "memantau ketat" situasi dan mewaspadai penembakan lanjutan dari Korut.

Korut memang sedang menggencarkan uji coba senjatanya sepanjang tahun ini. Mereka bahkan menguji coba rudal balistik antarbenua untuk pertama kalinya sejak 2017.

Para pejabat AS dan Korsel memperingatkan bahwa negara terisolasi itu kemungkinan tengah bersiap melakukan uji coba nuklir.

Sejak lama, AS sudah mewanti-wanti Korut. Jika Korut berani menguji coba nuklir, AS bakal langsung merespons "dengan kekuatan penuh."

Di tengah peningkatan ancaman Korut ini, Menteri Pertahanan Korsel, Lee Jong Sup, menyatakan negaranya akan "memperkuat" kapabilitas pertahanan.

Mereka juga akan menguatkan kerja sama dengan AS dan Jepang untuk menangkal setiap ancaman nuklir Korut.

Menunjukkan keseriusannya, AS mengirimkan enam jet tempur F-35A ke Korsel pada pekan lalu. Jet mutakhir itu kemudian dipakai dalam latihan militer selama 10 hari hingga 14 Juli mendatang.

Ini merupakan pengerahan jet tempur AS pertama ke Korsel sejak 2017.

 

Sumber : CNN Indonesia

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Operasi Jaran Lodaya Polres Majalengka Berhasil Kembalikan Kendaraan R2 Kepada Pemiliknya

MAJALENGKA, JMI - Hasil operasi Jaran Lodaya Polres Majalengka Polda Jabar tahun 2024 yang di laksanakan selama 10 Hari dari ta...