WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Berbincang Dengan Kaspudin Nor, Bahagianya Bersama Anak Yatim

Jakut, JMI - Kalibaru Timur VI, Jumat, 5 Juli 2024 – Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti kediaman Kaspudin Nor yang sangat sederhana namun bisa dibilang rumah tersebut dapat disebut sebagai rumah berkah.

Kaspudin Nor sosok yang sangat sederhana sabar dan santun ini namun tegas dalam tugas penegakan hukum dan keadilan dan selalu mengoreksi jika ada hal- hal yang tidak lurus juga  ternyata disegani banyak pihak namun disenangi  temen dan  masyarakat yang mengenalnya. Kaspudin Nor juga di cintai anak- anak termasuk anak yatim.

Sebagaimana dalam pantauan media saat ditempat Kaspudin dibilangan Jakarta-Utara suasana riuh gembira dihadiri kebanyakan anak-anak dibawah usia  lima belas tahun dan juga hadir ibu-ibu diantaranya ibu Yanty, ibu Sarita Dewi dengan anaknya, ibu Kartini dengan anaknya, juga hadir kakak dari Kaspudin, yaitu ibu Sopiah bersama anak dan cucunya bernama Lingga, hadir juga heberapa ust diantara ust, M. Ramly, ustd Arahap  dan lainnya semuanya aktif.

Acara mengundang 70 orang anak yatim namun yang hadir 49 orang dengan didampingi ibunya selebihnya tidak hadir karena masih ikut kegiatan sekolah dan ditambah turun hujan pertanda berkah. Bagi anak yang tidak hadir didatangi kerumahnya dan diberikan haknya.

Acara dapat dilaksanakan dengan tertib dan lancar, anak dipandu dilayani dengan lembut dan diberikan kumsumsi satu persatu dan dilanjutkan dengan memberi uang jajan buat anak- anak 
yatim yang sebelumnya acara dimulai dengan doa dan tausyiah singkat dari ust Ramly dengan mengutip Alquran surat Al- Maun, dalam tausyahnya ust Ramly menyampaikan  "Bahwa orang  pendusta agama dantaranya orang yang menghardik anak yatim juga tidak memberi makan orang miskin, banyak orang- orang jaman sekarang sering memposting di medsos makanan dan makan-makan bersama teman-temannya dengan bangga tapi lupa mengajak makan anak yatim dan orang miskin padahal sudah tahu akan peringatan Allah dalam Alquran  bahwa Allah telah memperingat dengan keras" Kata ust M.Ramly yang sekaligus memberi apresiasi kepada kegiatan anak yatim tersebut 

Dalam kesempatan itu Kaspudin.sebagai tuan rumah dan  ketua umum Landas Indonesia juga berharap kegiatan menyayangi anak yatim dan memberi makan orang yang membutuhkan adalah tanggung jawab pemerintah dan bagi semua orang yang mampu oleh karenanya Kaspudin berharap akan semakin banyak orang-orang baik individu maupun kelompok yang peduli terhadap kegiatan tersebut.

Walau seorang dosen Kaspudin bisa dibilang tokoh nasional yang tawadhu dan lengkap selaku pribadi yang dimasyarakat lebih senang mendengar dan belajar daripada tampil.memberi wejangan, karena dimasyarakat saat ini dengan perkembangan dunia teknologi banyak juga orang yang senang berbicara ketimbang mendengar karena merasa telah mendapat ilmu melalui dunia sosial. 

Dalam pergaulan di masyarakat Kaspudin tidak pilih-pilih siapapun yang mau bersilahturahm dengannya di terima asal mempunyai etika.Sehingga dasar itulah Kaspudin dapat diterima dalam pergaulanya oleh masyarakat baik para ulama, akademi, birokrasi dan masyarakat biasa sebagaimana Visi dan Misi Landas Indonesia yang di binanya yaitu lembaga aspirasi nasional dan analisis strategis Indonesia, maka strategi itulah sebagai konsep Kaspudin untuk tidak begitu mau tampil dengan tujuan agar lebih mendapat aspirasi dan menjadi paham menganal karakter dan orang mana yang punya ilmu dan orang yang bicara hanya untuk diakui masyarakat sebagai tokoh.
 
Kaspudin juga seorang akademisi dan pernah dipercaya sebagai wakil rektor dan bahkan sebagai advokat senior oleh pimpinan pusat lembaga advokat Peradi dan ikadin Kaspudin  di percaya sebagai pengawas dan dewan kehormatan yang bertugas memeriksa dan mengajukan serta menjatuhkan hukuman bagi para advokat yang berprilaku buruk dan kerja yang tidak profesional.

Selain itu sebagai komisioner Komisi Kejaksaan RI Priode II pada tahun 2011 yang diangkat dan dilantik langsung oleh presiden Soesilo Bambang Yudhoyono  di istana Kaspudin Nor menjalankan tugas dengan baik hingga masa jabatannya tahun 2015 disaat presiden Joko Widodo Kaspudin diberi tugas mengawasi jaksa dan pegawai kejaksaan di seluruh Indonesia dan kini atas dukungan banyak pihak Kaspudin rencana akan mendaftar sebagai Dewan pengawas KPK (komisi pemberantasan korupsi) dengan tujuan dapat berkontribusi untuk memperkuat kinerja KPK lebih independen dan bermartabat dalam memberantas korupsi.

Sosok yang lengkap dan  berpenampilan biasa saja ternyata juga dipercaya sebagai pengurus di lembaga MUI Pusat (Majelis ulama  Indonesia) sebagai Wakil Sekretaris Komisi Hukum dan Hak Azasi Manusia dan di lembaga para cendekiawan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia) ditunjuk sebagai dewan pakar dan banyak lagi jjabatan- jabatan yang di embannya dan yang sangat fantastisnya jabatan tersebut hampir bukan karena memintanya tapi banyak pihak yang membutuhkan. 

Dalam acara bersama anak yatim selaku tuan rumah Kaspudin menyampaikan tetimkasih "Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu acara ini. Semoga Allah membalas kebaikan kita semua dengan memberikan rezeki yang berlimpah dan kita semua mudah-mudahan adalah orang- orang pilihan yang Allah ridhoi sebagai ahli surga"  ujar Kaspudin Nor dengan penuh haru.

Ditambahkan Kaspudin " sesungguhnya kegiatan menyayangi anak yatim dan memberi makan orang miskin ini telah banyak dilakukan oleh sahabat-sahabat yang lainnya baik perorangan maupun kelembagaan, misalnya advokat Peradi, jurnal Media Indonesia, Wasekjend MUI dan banyak lagi yang lainnya yang tidak disebut, itu adalah salah satu kegiatan bentuk kepedulian karena atas perintah dan peringatan Allah semata.

Menurut Kaspudin, "Hal itu semua dilakukan bukan bermaksud ria dan menyombongkan diri tapi ini dimaksudkan agar kegiatan Jum'at Berkah dan hari-hari lainnya juga tidak lupa sasarannya adalah memberikan kebersamaan dan memberi makan orang yang membutuhkan sebagaimana perintah Allah,  sehingga saya mengharapkan kegiatan ini dapat sebagai inspirasi positif bagi masyarakat sekitar yang belum peduli dan berbagi kepada mereka yang berhak menurut perintah Allah" demikian Kaspudin menutup perbincangannya.

Pewarta: NopI
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Assyifa Peduli Gelar Khitanan Massal Gratis, 34 Anak di Sunat Massal

Subang, JMI - Assyifa Peduli kembali menyelenggarakan kegiatan Khitanan Massal Gratis dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1...