MAJALENGKA, JMI -- Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Majalengka memicu 26 kejadian bencana alam di berbagai wilayah. Pemerintah Kabupaten Majalengka bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh perangkat daerah untuk melakukan penanganan darurat dan pemulihan infrastruktur terdampak.
Bupati Majalengka menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama. Sejumlah titik mengalami banjir, longsor, serta kerusakan jalan dan jembatan yang sempat menghambat aktivitas masyarakat.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) langsung diturunkan untuk memperbaiki akses vital, terutama ruas jalan dan saluran drainase yang rusak. Sementara itu, BPBD fokus pada pendataan korban, penyaluran bantuan, dan pemetaan wilayah rawan guna mengantisipasi bencana lanjutan.
Pemkab juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi di sejumlah kawasan. Upaya mitigasi terus diperkuat agar dampak bencana tidak meluas.
Dengan respons cepat dan koordinasi lintas sektor, Pemkab Majalengka menargetkan pemulihan berjalan secepat mungkin sehingga aktivitas warga dapat kembali normal.
Pewarta: Yaya Ruhiyat
0 komentar :
Posting Komentar