MAJALENGKA, JMI -- Bangunan SDN Andir 2, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, mengalami kerusakan serius setelah tiga ruang kelas ambruk. Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik dan memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan siswa serta kualitas bangunan sekolah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, aktivitas belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara karena kondisi bangunan dinilai tidak lagi aman digunakan. Runtuhnya ruang kelas ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kekuatan konstruksi sekolah yang belum tergolong tua.
Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pendidikan menyatakan akan melakukan penanganan cepat, termasuk menyiapkan langkah darurat agar proses pendidikan siswa tidak terganggu terlalu lama. Sementara itu, penyebab ambruknya bangunan masih menunggu hasil kajian teknis dari instansi terkait, termasuk kemungkinan faktor cuaca ekstrem atau persoalan konstruksi.
Kasus ini juga mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Majalengka yang mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan sekolah lainnya, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Ambruknya SDN Andir 2 menjadi pengingat bahwa keamanan fasilitas pendidikan tidak bisa ditawar, dan perlu pengawasan serius agar sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman bagi siswa dan tenaga pendidik
Pewarta: Yaya Ruhiyat
0 komentar :
Posting Komentar