WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora Bagikan 1520 Santunan

Pengurus Yayasan Bhakti Sosial Tambora bersama para yatim piatu dan dhuafa penerima santunan.
JAKARTA, JURNALMEDIAIndonesia.com - Memasuki hari puasa ke 16, Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora gelar acara buka bersama dan membagikan 1520 santunan anak yatim dan kaum duafa di jalan Duri Utara IV. Tambora Jakarta Barat. Minggu (11/6), Pukul 16.00 wib.

Antusias warga yang hadir dalam acara tersebut sangat meng-apresiasi acara santunan tersebut, pasalnya, di tengah sulitnya ekonomi, Yayasan Baksos Ikhlas Tambora sangat peduli terhadap anak yatim piatu dan kaum duafa.

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa memberikan santunan dan paket sembako sebanyak 1520 kepada anak yatim piatu dan kaum duafa," ujar Ketua Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora Aiptu Haryadi.

Dalam acara tersebut tampak hadir Kapolsek Tambora Kompol M. Syafi'i, Sik, Irjen Budio dari BNN, dan Binmas Duri Utara, Aiptu Yulianto, serta Jajaran kepolisian Sektor Tambora Jakarta Barat.

Sebelumnya Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora masih berbentuk paguyuban, tahun 2004, Sebagai soeorang Polisi, sejatinya Haryadi memiliki jiwa peduli terhadap warga miskin yang kurang mampu.

Diawali saat Haryadi melihat warga miskin yang rumahnya menjadi korban kebakaran, sehingga warga tidak mampu untuk membangun kembali rumahnya, maka timbulah keinginan Haryadi untuk dapat meringankan serta membantu orang yang sangat membutuhkan.

Kemudian Haryadi mengajak rekan rekannya untuk bersama-sama saling mempedulikan orang yang membutuhkan, dan hasilnya sebanyak 12 rekannya ikut bergabung dengannya.

Seiring berjalannya waktu, ternyata kegiatan yang sering di lakukan Haryadi mendapat perhatian khusus dari beberapa tokoh masyarakat, sehingga terbentuklah sebuah Paguyuban Bhakti Sosial Ikhlas di tahun 2010.

Empat Tahun berjalan, ternyata banyak warga yang terketuk hatinya, terutama dari kalangan Wiraswasta sehingga sebanyak 120 orang bergabung untuk menjadi anggota dan donator. Dimilai dari sinilah maka Paguyuban Bhakti Sosial Iklas berubah menjadi Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora.

Mereka yang menjadi anggota Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora tidak tidak mendapatkan gaji, bahkan mereka rela menjadi donator. Bukan itu saja, mereka juga rela menuangkan materi, pikiran, dan tenaga, sehingga setiap bantuan yang di berikan tepat pada sasaran.

Dari setiap rangkaian santunan yang di suguhkan Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora, ternyata mendapat apresiasi dari Irjen Budio BNN, bahkan menurut Aiptu Haryadi, “Rencananya Irjen Budio ingin bersinergi kepada Yayasan Bhakti Sosial Ikhlas Tambora agar dapat memperluas dalam membatu masyarakat yang miskin terutama dalam bentuk kesehatan,” tutup Aiptu Haryadi.

(UC/RED)
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar