WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Melalui Bonsai, Angkat Potensi Daerah

LAMPUNG UTARA, JMI -- Pagelaran Bozaivaganza 2020 "ekshibisi wartawan Lampung Utara Penggemar Bonsai" sebagai wahana aktualisasi karya seni melalui media tanaman, Kamis (20/2/2020), diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan elemen masyarakat dalam upaya pelaksanaan pembangunan daerah.

Ketua SMSI Provinsi Lampung, Dony Irawan mengatakan kegiatan pameran bonsai yang dikemas oleh awak media dari berbagai latar belakang organisasi disana dapat menjadi tolakan awal dalam mengembangkan potensi disana. Sehingga dapat mengangkat nama daerah, tidak hanya ditingkat provinsi bahkan dapat merambah ditingkat nasional.

"Kami orang provinsi mengapresiasi ini, karena kenapa ternyata disini kaum jurnalisnya cukup kreatif. Dalam mengembangkan potensi yang ada di tempatnya, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Macam seni dalam menghias tanaman bonsai ini, jadi tidak hanya terpaku pada pekerjaan sehari-hari sebagai jurnalis juga mampu berkarya nyata ditengah-tengah masyarakat," kata dia dalam kegiatan bonzaivaganza digelar di Taman Olah Senin Kotabumi, yang dimotori oleh organisasi PWRI, PWI dan SMSI Lampura itu.

Sebab, menurutnya, itu adalah salah satu bentuk sumbangsih nyata. Dan berharap dapat diakomodir oleh pemerintah daerah, untuk duduk bersama bagaimana mengembangkan potensi yang ada. Tidak hanya dalam seni tanaman bonsai saja, melainkan juga lainnya.

"Dengan keadaan yang ada saat ini, jangan sampai membuat kita menjadi terpuruk. Jadi yang terjadi disini, dalam pandangan saya cukup unik atau berbeda. Khususnya kamu jurnalisnya, tetap terjaga kekompakkan dan kebersamaannya sehingga acara ini dapat terselenggaran dengan baik," terangnya.

Sehingga, kata dia, bila terus digelorakan yang demikian dapat menumbuh kembangkan potensi dimiliki disana. Dengan cara duduk bersama dalam satu meja guna membahas pengembangan potensi dimiliki. Guna mengangkat keadaan hingga dapat berkembang dan bangkit dari keterpurukan.

"Mari disupport pemerintah, karena bila tidak akan, dan daerah kita tidak dapat mengejar ketertinggalan. Dari semangat ini, saya lihat ada support teman-teman media. Bila tak ada, tentunya pemda akan kendu," tambahnya saat mewakili Plt Bupati Budi Utomi menghadiri kegiatan.


Assisten II Setdakab Lampura, Toto Sumedi menegaskan pemerintah daerah akan terus berupaya mendorong apa yang menjadi dasar pemikiran kegiatan pameran bonsai oleh jurnalis disana. Sebab, menurutnya itu adalah potensi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat bila ditekuni dengan baik. Sehingga berharap kedepan dapat terus dilestarikan, bahkan ditularkan kepada elemen masyarakat lainnya.

"Kita mengucapkan terima kasih kepada rekan jurnalis sekalian, karena telah jeli melihat peluang usaha yang dapat menjadi motor ekonomi kreatif masyarakat. Kenapa, karena memiliki nilai dan kami akan berusaha mensupport sekuat tenaga agar dapat lebih dikembangkan dikemudian," tambahnya.

Seperti melalui event-event lainnya, sehingga dikenal luas dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat. "Tentunya dalam kebingkai kebersamaan yang kura lihat pada hari ini, dan kita memiliki tempat-tempat yang nanti dapat ditempati tanaman bonsai. Seperti didalam expo-expo, baik tingkat provinsi maupun nasional. Bila perlu sampai internasional, karena disitu nanti akan ada transaksi yang menguntungkan pelakunya," pungkasnya.

Hal itu diamini oleh Ketua SMSI Lampura, Ardiansyah. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menampilkan pameran kerajinan seni masyarakat (bonsai), melainkan juga memberi wawasan kepada masyarakat. Khususnya para pelajar/mahasiswa disana, melalui kegiatan positif yang dapat mengarahkan sikap dan perilaku dalam kehidupan.

"Disini kita tidak lupa, bagaimana memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan pelajar. Seperti sekolah jurnalistik, misalnya. Dan ditutup dengan lomba menulis berita, harapannya kedepan mudah-mudahan dapat berguna saat terjun di masyarakat,.

"Acara diadakan dengan tujuan memperkenalkan dunia jurnalistik kepada pelajar dan mahasiswa sebab mereka dinilai lebih berpotensi menjadi jurnalistik," ujar Bapak Furkon Ari S.H.


FALEN/DONI/JMI/RED
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Assyifa Peduli Gelar Khitanan Massal Gratis, 34 Anak di Sunat Massal

Subang, JMI - Assyifa Peduli kembali menyelenggarakan kegiatan Khitanan Massal Gratis dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1...