WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

ASTRA Tol Cipali Gelar peletakan batu pertama (Groundbreaking) Pelebaran Lajur Ke-3 Arah Cirebon Jakarta


Subang JMI,
PT Lintas Marga Sedaya yang kini memiliki branding name ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan (ASTRA Tol Cipali) menggelar peletakan batu pertama (groundbreaking) pelebaran lajur ke-3 yang dimulai dari KM 72+109 sampai dengan KM 85+850, Rest Area KM 86, KM 101, KM 102, & KM 130 arah Cirebon dan Jakarta, Pada Jum'at, (10/3/2023).

Prosesi groundbreaking dilakukan dengan menyalakan sirine sebagai tanda diresmikannya pekerjaan pelebaran lajur ke-3. Dalam prosesi ini turut hadir Group Chief Operating Officer Astra Infra Kris Ade Sudiyono, Presiden Direktur ASTRA Tol Cipali Firdaus Azis, Direktur Operasi Agung Prasetyo dan Chief Executive ASTRA Infra Solutions Ega N Boga.

Presiden Direktur ASTRA Tol Cipali Firdaus Azis  menujuk PT Astra Infra Solutions (AIS) selaku Project Management Consultant (PMC) pekerjaan pelebaran lajur ke-3. Serta menunjuk Konsultan Supervisi Paket 1 yakni PT. Mitrapacific Consulindo International dan Konsultan Supervisi Paket 2 adalah PT Indec Internusa.

Proyek pelebaran lajur ke-3 yang dilakukan merupakan salah satu bentuk keseriusan ASTRA Tol Cipali dalam mewujudkan pelayanan yang prima kepada pengguna jalan. Pelebaran lajur ke-3 yang dilakukan secara bertahap yang dimulai tahun 2023. 

Hal ini berdasarkan kajian studi trafik dan kondisi lalin di Tol Cipali.

“Lokasi pelebaran ini dilakukan di lokasi prioritas yaitu KM 72-85 dan di depan Rest Area KM 86 arah Cirebon dan Jakarta, KM 101 & KM 102 serta KM 130 arah Cirebon dan Jakarta. Pada prinsipnya kami siap melakukan percepatan pelebaran pada tahun-tahun berikutnya berdasarkan studi trafik dan evaluasi kondisi lalin yang memang dirasa perlu untuk melakukan pelebaran pada lokasi lainnya,” ungkap Firdaus Azis, Presiden Direktur ASTRA Tol Cipali.


Dalam pelaksanaannya, pekerjaan pelebaran lajur ke-3 dibagi menjadi 2 paket yaitu Paket 1 yaitu KM 72+ 109 s.d KM 80+000 dan Rest Area KM 130 yang dikerjakan oleh Wika. Sedangkan Paket 2 dimulai dari KM 80+000 s.d 85+850 dan Rest Area 86, KM 101 & KM 102 arah Cirebon dan fety Toll Road Program Sebagai salah satu perusahaan yang concern terhadap keselamatan dan sejalan dengan Peraturan Menteri Nomor 74 Tahun 2021 Tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor, maka pada kesempatan ini, ASTRA Tol Cipali bersama ASTRA Tol Tangerang-Merak melaksanakan penandatanganan MoU Kerjasama terkait “Pilot Project Guna Menurunkan Fatalitas di Jalan Tol” dengan PT 3M Indonesia.

ASTRA Tol Cipali menggelar simbolis penempelan stiker reflektif kepada beberapa kendaraan golongan 3-5 di Rest Area 130 arah Cirebon sebagai bentuk sosialisasi keselamatan berkendara kepada pengemudi kendaraan besar. Selain itu hal ini juga merupakan salah satu strategi peningkatan keselamatan di jalan tol pada sisi Education pada program 3E (Environment, Engineering & Education).

“Kita bersama ASTRA Tol Tangerang-Merak melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT 3M Indonesia dalam upaya menurukan fatalitas di jalan tol. Tentunya ASTRA Tol Cipali selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan baik dalam sisi pelayanan lalu lintas, keselamatan dan juga konstruksi,” ungkap Firdaus Azis.

Berdasarkan data dari Departemen Traffic ASTRA Tol Cipali, angka fatalitas di jalan tol Cipali menurun sebesar 4% yang terhitung sejak bulan Januari s.d Maret 2023. Sedangkan di tahun 2022 fatalitas di jalan tol turun 5% dibandingkan dengan tahun 2021. 

Dalam upaya menurunkan fatalitas di jalan tol, ASTRA Tol Cipali telah memasang berbagai fasilitas keselamatan yang terdiri dari pemasangan lampu selang, pemasangan wire rope sepanjang 109 KM yang telah rampung sejak tahun 2022 lalu. Untuk menambah kenyamanan pengguna jalan, ASTRA Tol Cipali juga memasang lampu flip flop sepanjang 2 KM dan pemasangan marka speed reducer terdiri dari marka cevron, dragon teeth dan rumble strip sebagai salah satu rambu peringatan hati-hati dalam mengemudi.

ASTRA Tol Cipali terus mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu tertib berkendara dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas kecepatan, minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam. 

Dalam kondisi penghujan diimbau untuk memacu kendaraan dalam batas kecepatan maksimal berkendara 70 km/jam. Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi kendaraan dan tekanan ban anda. Apabila telah 4 jam mengemudi atau kondisi fisik sudah lelah segera beristirahat di 8 rest area yang tersebar di Tol Cipali, baik arah Jakarta maupun arah Cirebon.


Agus Hamdan/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Gara-Gara Hutang dan Ejekan, Nyawa Seorang Perempuan Paruh Baya Melayang

GROBOGAN, JMI - Polres Grobogan Polda Jateng berhasil ungkap kasus pembunuhan di Desa Kebonagung Kecamatan Tegowanu pada hari m...