WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Tragedi Tragis Tewasnya Dua Penambang Tambang di Grobogan

GROBOGAN, JMI - Lagi-lagi Tambang Liar di Desa Terkesi Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan Jawa Tengah menelan korban dua pekerja tambang, kejadian na’as tersebut pada hari Rabu 07/06/2023.

Kronologi, Dua pekerja tambang seperti hari-hari biasa yakni menambang batu dengan cara manual. Seketika dinding tambang bagian atas longsor dan menimpa keduanya dilokasi tambang.

Menurut keterangan dari salah satu warga yang enggan disebut namanya menyampaikan bahwa, “Terkait adanya penggunaan bahan peledak oleh korban untuk memecah batu kabarnya seperti dan sempat diminta jangan ke lokasi dulu tapi korban tetap melakukan aktifitasnya, kabarnya pagi dini hari korban meledakkan lokasi tambang,” Terang warga

Sementara itu Kapolsek Klambu AKP Maarif kepada JURNAL MEDIA Indonesia membenarkan atas peristiwa kejadian tersebut, “Setelah mendapat laporan dari warga kami bersama anggota menuju lokasi dan saat itu korban sudah meninggal dunia, kemudian kita evakuasi bersama warga. Terkait apakah korban memakai bahan peledak kita belum ke ranah situ dan saat ini peristiwa kejadian ini sudah ditangani oleh Polres Grobogan. Sementara untuk dua pekerja yang tewas kebetulan bernama sama, yang satu Sunawar berumur (45) Rt 05/Rw 03 dan satunya lagi berumur (51) Rt 02/Rw 03 Keduanya Warga Dusun Terkesi Lor Desa Terkesi Kecamatan Klambu,” Terang Maarif

Kepala Desa Terkesi Munirul Khakim saat di konfirmasi awak media menuturkan bahwa, “Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wib. Saat itu kedua korban seperti hari-hari biasanya tengah menambang dan mengumpulkan batu dengan alat manual,” terang Munirul.


Sementara itu di lokasi ada satu dump truck nopol K 1534 UF yang sedang mengantri untuk memuat material galian juga ikut tertimpa reruntuhan batu hingga terguling dan ringsek.

Saat insiden berlangsung tentu saja sejumlah orang yang berada dilokasi langsung berteriak berlarian meminta pertolongan warga sekitar. Dari teriakan tersebut, warga langsung berdatangan dan berupaya mengevakuasi korban.

Usai korban dievakuasi kemudian keduanya dibawa ke rumah masing-masing dan langsung dilakukan proses pemakaman di desa setempat.

Masih menurut Kepala Desa Terkesi, “Meskipun tanpa dilengkapi izin kegiatan penambangan, tetapi dikarenakan penambangan tersebut sudah berlangsung puluhan tahun dan lokasi tambang tersebut sebagai lahan penghidupan sehari-hari bagi sebagian warga masyarakat,” ungkap Munirul.

Dibenarkan oleh Kades bahwa, di desanya memang banyak terdapat tambang-tambang manual milik warga, pihaknya juga tidak melarangnya karena hal ini berkaitan dengan perut, dan selama ini tambang tersebut menjadi penopang ekonomi keluarga.

Meskipun pihak Pemerintah Desa Terkesi Klambu sudah memberikan himbauan, namun penambangan liar tidak dibenarkan menurut regulasi. Kedepan tetap menjadi sorotan publik, yang mana fungsi pengawasan dari pihak-pihak terkait cukup lemah.

Meski demikian pihaknya tetap memberikan himbauan terhadap warganya saat melakukan penambangan. Himbauan ini tentu berkaitan tentang keselamatan dan ketertiban, pungkas Kades.

 

Pewarta: Heru gun
Editor: Saddam Alkhadafi

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Bulog dan PT.PSI Gelar Tanam Padi Bersama dan Kolaborasi On Farm

Karawang, JMI - Perum Bulog bekerja sama dengan PT. Padi Sehat Indonesia (PT. PSI) menggelar ‘Tanam Padi Bersama dan Kolaborasi on Farm’ b...