WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Muskercab dan Pelantikan Pengurus Lembaga NU Kabupaten Subang Periode 2024-2029 Dilaksanakan di Aula Pemda Subang

Subang, JMI - Musyawarah Kerja Cabang l dan Pelantikan Pengurus Lembaga PCNU Kabupaten Subang masa bakti 2024-2029,bertempat di Aula Oman Sahroni Pemda Subang ,Kamis, 4/7/ 2024M

Hadir dalam muskercab tersebut di antaranya Pj.Bupati Subang, Sekda Subang ,perwakilan unsur Porkofimda, para pengurus dan anggota lembaga PCNU kabupaten Subang serta tamu undangan.

Dalam Kegiatan tersebut mengangkat tema “PCNU Kabupaten Subang Bersatu, Bergerak Progresif, Kolaboratif dan Inovatif untuk Kemandirian Menuju Subang Maju Bermartabat.


Sekertaris PCNU kabupaten Subang sekaligus sebagai Ketua Panitia Uung Mashuri Rasta  dalam laporannya menyampaikan bahwa musyawarah kerja cabang Nahdlatul ulama Kabupaten Subang tahun 2024  merupakan forum tertinggi organisasi NU di tingkat cabang setelah konferensi cabang, yang menjadi wahana untuk merawat persatuan dalam menghadapi tantangan-tantangan saat ini,"pungkasnya

PJ. Bupati subang Dr Drs Imran M.Si,MA,Cd menjelaskan bahwa pada ulang tahun ke-76 Kabupaten Subang memiliki tema yaitu Ngahiji yang menurutnya selaras dengan tema yang kini diangkat oleh PCNU pada Muskercab.

"Tagline ngahiji bukan tidak ada dasarnya,"terangnya

Lebih lanjut,"Pj. Bupati Subang  menjelaskan bahwa Subang merupakan daerah yang kaya akan potensi dari ujung utara hingga ujung Selatan, tetapi potensi tersebut belum bisa dimanfaatkan dengan sebesar-besarnya bagi kemakmuran masyarakat Subang. Oleh karena itu, dirinya mengajak untuk berkolaborasi dan bekerjasama sehingga potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebesar besarnya untuk masyarakat.


"Kita tentunya pada kesempatan ini butuh kolaborasi, kerjasama dan kemitraan yang sungguh-sungguh antara pemerintah Kabupaten Subang dengan berbagai macam stakeholder yang ada di Kabupaten Subang kalau kita ingin berlari bahkan melompat mengejar ketertinggalan daerah Subang dengan daerah-daerah lain khususnya di Jawa Barat maupun di Indonesia."paparanya

Pj. Bupati Subang," menambahkan makna terkait Tema HUT Subang yang ke-76, yaitu Ngahiji yang mengandung makna yang sangat dalam, selain untuk menyatu padukan, tetapi di dalamnya mengandung kolaboratif, mengandung kerjasama, mengandung kemitraan antar berbagai elemen yang ada di Kabupaten Subang.

Senada dengan Ngahiji, Pj. Bupati mengajak untuk mencari persamaan dan hilangkan perbedaan, sehingga sinergi dapat terjalin, untuk menjadikan program kegiatan yang ada di Kabupaten Subang menjadi lebih baik, menjadi bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat yang ada di Kabupaten Subang.

Pj. Bupati juga menjelaskan bahwa semua yang dirinya kerjakan, semua kebijakan yang dirinya keluarkan untuk Kabupaten Subang, tidak terlepas dari yang namanya aturan, karena dengan melaksanakan berbagai kebijakan dengan aturan, maka tujuan yang ingin dituju akan lebih efektif dan tidak menyimpang.


"Semua kebijakan yang saya lakukan itu saya tidak mau lepas dari aturan dan untuk seluruh birokrasi yang ada di Kabupaten Subang sekarang ini sudah mulai saya kembalikan agar memahami berbagai macam aturan dan kebijakan yang telah dibuat di Kabupaten Subang."tandasnya

Menutup sambutannya," Pj. Bupati Subang berharap Muskercab mampu menghasilkan ide-ide kreatif dan sebagai wadah persatuan, demi Indonesia Maju 2045.

"Saya berharap , Muskercab Ini mampu menghasilkan ide-ide yang kreatif dan menjadi forum silaturahim antar berbagai macam golongan ,antar berbagai macam organisasi khususnya yang ada di bawah NU. Saya yakin dan percaya NU itu adalah organisasi terbesar di Indonesia yang mampu memelihara kerukunan yang mampu mempererat persatuan di negara kita yang kita cintai ,dan kita berharap dengan orang-orang yang ada di depan saya, ini cita-cita kita di tahun 2045 Indonesia emas itu bisa terwujud."ungkapnya.

 

Pewarta: Agus Hamdan

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Pemerintah Kabupaten Grobogan Melalui Dinas Pendidikan Mengadakan Diskusi Penanganan Anak Tidak Sekolah Bersama Pemdes

  GROBOGAN, JMI - Penanganan anak putus sekolah dan anak tidak sekolah terus menjadi perhatian dari Pemkab Grobogan. Setidaknya ada 11 ri...