WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Kadinkes Subang Sampaikan, Kasus Stunting di Kab; Subang Periode Juni 2025, Peringkat ke Empat Penurunan Terbesar Terendah di Prov. Jawa Barat

Subang, JMI - Dinas kesehatan kabupaten Subang mencatat Stunting di wilayah kabupaten Subang urutan ke Empat  terbesar terendah penurunannya di Jawa Barat.

Untuk dinas kesehatan stunting sipatnya sangat spesifik beda dengan Dinas lainnya diantaranya Dinas sosial, Dinas Bp2kbp3A ,Dinas PUPR ,Dispemdes dan lainnya yang sipatnya lintas sektoral sipatnya sensitif, itu semua bagian dari penanganan stunting,"ujar Kadinkes kabupaten Subang Dr. Maxi kepada jurnal media Indonesia,pada Jum'at,22/8/2025

Lebih lanjut,"Dr.Maxi mengatakan Dari segi kesehatan  ada yang namanya ( golden Age ) periode penting tumbuh kembang anak, periode emas Untuk bayi 1000 hari lahir kehidupan, mulai dari pembuahan sampai bayi berumur dua tahun ,setelah dua tahun  80 persen perkembangan otak di periode itu,pada saat dewasa ,calon pengantin, pada saat calon ibu hamil, penangananannya dua persen Mulai pada saat bayi lahir kita lakukan harus di bidan jangan sampai di paraji,harus menjalani vaksinasi , apabila kurang energi /kurus  harus di kasih tambahan suplemen makanan,itu semua bagian penanganan secara spesifik dari  Dinas kesehatan,"Terangnya 

Dr.Maxi," menambahkan bahwa tahun ini dengan Zero news stunting  sekitar 1,52 persen, balita yang kategori stunting sekitar 935 orang , untuk kedepannya jangan lagi muncul stunting baru, tetap stunting lama masih kita tangani, kedepannya stunting baru jangan ada lagi"Tandasnya 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Dr. Maxi saat di wawancarai JURNAL MEDIA Indonesia

Untuk tahun 2025 data  yang 935 periode ke dua sampai bulan juni, nanti di bulan Agustus di penimbangan balita muncul lagi angkanya, untuk bulan pebuari dan Agustus yaitu bulan khusus penimbangan balita,Selain yang reguler di posyandu.

Pemberian makanan tambahan (PMT) di berikan dari berbagai sumber di antaranya,dinas kesehatan yaitu PMT pabrikan anggarannya dari pemerintah pusat,ada juga PMT yang sipatnya lokal yang di kelola oleh kader,PMT semacam spekulan anggarannya berasal dari Dana Desa, contohnya ada beberapa kali  kritik pengaduan dari masyarakat yaitu penimbangan balita  PMT yang di pos yandu  jangan sampe di kasih biskuit yang harganya Rp 1000 rupiah, PMT dari Desa tersebut sesuai kemampuannya ,Alhamdulillah  mereka semua bisa mendukung program tersebut, dengan dukungan dari berbagai kolaborasi lintas sektoral,"Imbuhnya 

Untuk penurunan Stunting kabupaten Subang  masuk kedalam urutan ke 4 kabupaten terendah di Jawa Barat, penurunan Stunting sebelumnya sekitar  18,7  persen turun ke angka 12,4  persen , sangat luar biasa penurunan sekitar 6 persen,"Ungkapnya


Pewarta: Agus Hamdan
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar