SUBANG JMI - Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi menghadiri sekaligus membuka kegiatan _High Level Meeting_ (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M, yang berlangsung di Aula BP4D Kabupaten Subang, pada Jum’at (06/03/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Subang serta unsur Forkopimda, instansi vertikal, dan perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Subang.
Dalam laporannya, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Subang, M. Khairil Syahdu Muchtar, menyampaikan bahwa kegiatan _High Level Meeting_ mengusung tema: “Evaluasi Inflasi 2025 serta Kesiapan Pemerintah Daerah dalam Menghadapi HBKN Ramadan dan Idul Fitri 2026.”terangnya
Ia menjelaskan bahwa inflasi menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sehingga diperlukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat.
Menurutnya, periode Hari Besar Keagamaan Nasional seperti Ramadan dan Idul Fitri identik dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap bahan pangan, transportasi, serta kebutuhan pokok lainnya yang berpotensi menimbulkan tekanan inflasi apabila tidak diantisipasi melalui kebijakan pengendalian yang terkoordinasi.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik Februari 2026, inflasi Kabupaten Subang pada Januari 2026 secara _year on year_ tercatat sebesar 2,92 persen, meningkat dibandingkan Desember 2025 sebesar 2,11 persen, namun masih lebih rendah dibandingkan inflasi Provinsi Jawa Barat yang mencapai 3,24 persen serta masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 31 Tahun 2025 yaitu 2,5% ± 1%.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan HLM ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 24/PEM.01.02/PEREK/2026 tentang Strategi Pengendalian Inflasi Daerah Jawa Barat Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/Tahun 2026.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta OPD teknis yang tergabung dalam TPID Kabupaten Subang dengan menghadirkan narasumber dari BPS, BULOG, Dinas Ketahanan Pangan, DKUPP, serta Dinas Perhubungan.
Sementara itu, Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur menekankan pentingnya sinergi kuat antar pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
“Oleh karena itu tentu diperlukan sinergi yang kuat dari semua pihak, khususnya TPID yang dikomandani oleh Pak Sekda. Saya ingin TPID Subang ini menjadi yang terbaik di Jawa Barat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya belajar dari daerah lain yang telah berhasil mengendalikan inflasi secara efektif.
“Kita bisa belajar ke Ciamis, belajar ke Sumedang, dan daerah lain. Tetapi saya berharap suatu saat daerah lain juga belajar ke Subang karena kita mampu menjaga stabilitas harga dengan baik,” ujarnya.
Kang Akur menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali, distribusi berjalan lancar, serta ketersediaan pasokan terjamin agar masyarakat tidak mengalami kepanikan menjelang hari raya.
“Kita harus memastikan harga tetap terjaga, distribusi tidak terganggu, dan pasokan tersedia. Komunikasi kepada masyarakat juga penting agar masyarakat tidak panik menghadapi dinamika harga menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mendorong TPID untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan pemantauan harga secara intensif, mengoptimalkan operasi pasar, serta memperkuat kerja sama antar daerah guna menjaga stabilitas pasokan bahan pokok.
Ia mengajak masyarakat untuk menggalakkan pemanfaatan lahan pekarangan serta gerakan menanam sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga.
“Saya berharap melalui pertemuan ini kita dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga sehingga masyarakat Kabupaten Subang dapat menjalani bulan Ramadan dan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan sejahtera,” pungkasnya.
Dengan mengucapkan: Bismillahirrahmanirrahim, Kang Akur secara resmi membuka kegiatan High Level Meeting TPID Kabupaten Subang dalam rangka Evaluasi Inflasi 2025 serta Kesiapan Pemerintah Daerah Menghadapi HBKN Ramadan dan Idul Fitri 1447H.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, pimpinan perangkat daerah, perwakilan instansi vertikal, BPS, BULOG, serta anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Subang.
Pewarta: Agus Hamdan
0 komentar :
Posting Komentar