SULTENG, JMI - Konser penutup Semarak Sulteng Nambaso Provinsi Sulawesi Tengah dapat terlaksana tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), berkat dukungan sponsor dari berbagai pihak.
Anwar Hafid menyampaikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan dan mitra yang berkontribusi, di antaranya PT IMIP, PT CPM, Honda, dan Bank Sulteng.
“Alhamdulillah, konser ini bisa terlaksana berkat dukungan sponsor. Tidak menggunakan APBD, sehingga masyarakat bisa menikmati hiburan dengan penuh kebahagiaan,” ungkapnya.
Penutupan Semarak Sulteng Nambaso berlangsung meriah dan dipadati ribuan masyarakat.
Lebih dari sekadar perayaan, momentum ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan Sulawesi Tengah yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, visi Sulteng Nambaso kian ditegaskan sebagai arah pembangunan yang menyatukan seluruh elemen daerah menuju masa depan lebih sejahtera.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menekankan, Sulawesi Tengah bukan sekadar wilayah administratif, melainkan “rumah besar” yang menyatukan seluruh masyarakat.
“Sulawesi Tengah ini adalah ibu kita semua, yang telah melahirkan 3,7 juta anak, termasuk kita hadir di sini. Maka sudah sepatutnya kita isi ulang tahunnya dengan doa, semangat, dan kebahagiaan,” ujarnya.
Dia menegaskan, cita-cita besar mewujudkan Sulteng Nambaso tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah daerah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Tim JMI Sulteng
0 komentar :
Posting Komentar