Upacara penutupan digelar di lapangan Desa Bingkeng dan dipimpin langsung Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf. Aryudha Sakti selaku Dansatgas TMMD.
Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD yang dimulai sejak 15 Juli 2026 tersebut telah rampung 100 persen, baik sasaran fisik maupun nonfisik.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat.
«“Dengan semangat kebersamaan, seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan sehingga hasilnya bisa langsung dimanfaatkan masyarakat Desa Bingkeng,” ujar Letkol Inf. Aryudha Sakti.»
Bangun Infrastruktur hingga Jembatan
Sejumlah pembangunan fisik menjadi sasaran utama TMMD kali ini. Di antaranya pembangunan perkerasan jalan sepanjang 800 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 30 sentimeter.
Selain itu, Satgas TMMD juga menyelesaikan pembangunan talud sepanjang 120 meter, serta pembangunan satu unit jembatan dengan panjang 7,2 meter dan lebar 4 meter.
Untuk sasaran fisik tambahan, program juga mencakup rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui dukungan CSR Baznas serta penanaman 1.000 pohon.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga.
Tak Hanya Bangun Jalan, Warga Juga Diberi Pelatihan
TMMD Sengkuyung Tahap III tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Berbagai kegiatan nonfisik juga diberikan kepada masyarakat.
Di antaranya pelayanan KB gratis, pengobatan gratis, pembuatan akta kelahiran dan akta kematian berbasis NIK, Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kartu Identitas Anak (KIA), perpustakaan keliling, hingga pelayanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Masyarakat juga mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari ketahanan dan perlindungan masyarakat (Linmas), kewirausahaan, tata boga, inovasi pakan ternak alternatif untuk kambing, hingga budidaya ikan yang baik dan benar.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, TMMD diharapkan tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan berupa infrastruktur, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat.
Anggaran Rp746 Juta
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Desa Bingkeng didukung anggaran sebesar Rp746 juta.
Anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp246 juta dan APBD Kabupaten Cilacap sebesar Rp500 juta.
Dandim berharap hasil pembangunan TMMD dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
“Pembangunan dari kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III di Desa Bingkeng diharapkan dapat melancarkan arus transportasi jalan usaha tani dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” harapnya.
Usai upacara penutupan, rombongan kemudian meninjau sejumlah hasil pembangunan, di antaranya jalan usaha tani, talud, jembatan, serta rumah warga yang mendapatkan program rehabilitasi RTLH.
Penutupan TMMD ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Cilacap Bintang Dwi Cahyono, jajaran Forkopimda, sejumlah kepala OPD, Forkopimcam Dayeuhluhur, unsur BUMD, BUMN, swasta, LSM, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat setempat.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III pun menjadi bukti bahwa gotong royong antara TNI, pemerintah dan masyarakat mampu mempercepat pembangunan sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi warga pedesaan.
Pewarta: Icu Idit Tiana
0 komentar :
Posting Komentar