Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut dihadiri Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosadi, S.Si., M.M., Dandim 0605 Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro, S.H., M.Han., Ketua DPRD Kabupaten Subang Victor Wirabuana Abdurachman, S.H., Kepala Kejaksaan Negeri Subang Dr. Noordien Kusumanegara, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Deklarasi damai tersebut turut diikuti para camat, kapolsek jajaran Polres Subang, danramil, ketua panitia Pilkades, serta ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari desa-desa yang akan melaksanakan Pilkades, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 1.000 orang.
Dalam laporan panitia menyampaikan bahwa Pilkades Serentak Kabupaten Subang Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 6 Desember 2026, dengan melibatkan 165 desa. Sebanyak tiga desa akan melaksanakan pemilihan secara digital, sementara 162 desa lainnya melaksanakan pemilihan secara manual dengan penerapan sistem digital pada masing-masing satu TPS.
Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif selama seluruh tahapan Pilkades.
Mengusung semangat tagline Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolres mengapresiasi terselenggaranya deklarasi damai sebagai wadah silaturahmi untuk menyatukan persepsi, menyamakan pandangan, serta memperkuat sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan Pilkades Serentak 2026.
“Jangan sibuk membangun perbedaan. Mari bersatu dalam niat dan tujuan untuk mewujudkan desa yang maju dan penuh harapan. Pelaksanaan Pilkades harus berjalan aman, dan menjaga kondusivitas merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegas Kapolres.
Senada dengan hal tersebut, Dandim 0605 Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro menekankan bahwa Pilkades merupakan bagian dari upaya membangun desa. Menurutnya, menang dan kalah merupakan konsekuensi dalam sebuah kontestasi demokrasi, sehingga seluruh pihak harus mampu menerima hasil dengan bijaksana serta menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Subang mengingatkan pentingnya pelaksanaan Pilkades secara sportif dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam sambutannya, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengapresiasi kerja keras seluruh panitia Pilkades dan ketua BPD yang telah menjalankan tahapan persiapan. Ia juga mengajak seluruh calon kepala desa, tim sukses, dan pendukung untuk bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.
Lebih lanjut,"Bupati menegaskan bahwa pihak yang terpilih nantinya tidak perlu merayakan kemenangan secara berlebihan, sementara pihak yang belum mendapatkan kepercayaan masyarakat diharapkan dapat menerima hasil dengan lapang dada. Apabila terdapat keberatan terhadap hasil pemilihan, penyelesaiannya harus ditempuh melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Polres Subang bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam mengawal setiap tahapan Pilkades Serentak Tahun 2026 agar berlangsung aman, tertib, lancar, dan demokratis.
Dengan semangat Polri Bersama Masyarakat, diharapkan Pilkades Serentak Kabupaten Subang Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum demokrasi di tingkat desa, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan dan mewujudkan Kabupaten Subang yang aman, damai, dan sejahtera.
Pewarta: Agus Hamdan
0 komentar :
Posting Komentar