WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Viralnya Keresahan Oleh Ulah Oknum Wartawan & LSM, Ketua AKD Menjelaskan Terkait Oknum Wartawan & LSM yang Nakal

Muhammad Sholeh ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD).
TULUNGAGUNG, JMI -- Dengan ramainya pemberitaan di media online tentang ulah oknum wartawan dan LSM yang meresahkan kepala desa yang sering didatangi dan ada penekanan serta menakut-nakuti, sehingga Muhammad Sholeh mengeluarkan instruksi agar kepala desa tidak takut pada oknum wartawan dan LSM yang datang menakut-nakuti serta melakukan penekanan.

Senin 23 Desember 2019 melalui sambungan komunikasi whatshapp dari Oki selaku Ketua Persatuan Wartawan Bumi Ngrowo (PWBN) Muhammad Sholeh Kepala Desa Bendilwungu dan juga selaku Ketua AKD menjelaskan yang dimaksud pada pemberitaan yang viral itu. Sholeh menuturkan memang ada pengaduan dari kepala desa bahwa ada yang didatangi oleh oknum wartawan dan LSM yang nakal, pernyataan jangan melayani oknum wartawan dan LSM yang nakal, yang menakut nakuti serta melakukan tekanan terhadap kepala desa itu disampaikan saat ada konferensi kepala desa di desa bukur kecamatan Sumbergempol juga dihadiri kapolsek waktu itu.

Sholeh menegaskan bahwa kalau ada oknum wartawan dan lsm yang nakal menakut nakuti hingga melakukan pemerasan silahkan lapor ke polsek terdekat, "saya menyampaikan yang nakal loh ya, kalau saya mau bekerjasama bermitra dengan wartawan dan lsm yang bagus dan terdaftar," jelasnya.

"Jadi buat apa kita kerjasama kalau datang hanya menakut nakuti melakukan pemerasan, berarti ya jangan diajak kerjasama bahkan transport aja jangan dikasih. Kok berita yang sudah muncul itu diputus-putus jadinya kan gak bagus, ada yang berita kalau datang jangan dikasih atau kerjasama. Sholeh menjelaskan bahwa maksudnya gak seperti itu, yang saya maksud adalah oknum wartawan dan lsm yang nakal yang menakut-nakuti kalau datang baik-baik kenapa tidak kita layani," tegas sholeh.

Kita butuh kemitraan dan kerjasama yang baik dan kita jaga bersama untuk membangun Kabupaten Tulungagung bersama, kalau menakut-nakuti memeras buat apa. Sholeh juga menuturkan kita akan tetap bekerjasama bermitra dengan wartawan dan lsm yang sudah terdaftar di humas Kabupaten Tulungagung bukan yang nakal.

Disinggung dengan rumor dugaan adanya tandingan AKD, Sholeh menyampaikan belum mendengar, "kalaupun ada ya monggo karena saya gak bisa melarang karena AKD itu sifatnya kolektif koledial musyawarah untuk mencapai mufakat. Saya gak bisa melarang semua biar ada filternya itu baik dan bagus, dan sifatnya AKD ketua bukan kepala jadi untuk musyawarah agar mencapai mufakat," jelasnya.


CRISTIAN/JMI/RED
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Ramai di Medsos Terkait Pengadaan Sendok Piring dan Alat Rumah Tangga di Dinas BKPSDM Subang Habiskan Anggaran Rp72 Juta Lebih, Tuai Komentar Warga

Subang, JMI – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Subang menganggarkan belanja penyediaan ...