WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Makin Cantik, Pengelola TMII Janji Tiket Tetap Merakyat


Jakarta, JMI
- Revitalisasi tahap I di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah rampung. Sejumlah fasilitas ditambah, pengelola berjanji harga tiket tetap terjangkau.

Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria mengungkapkan komitmen tersebut dalam konferensi pers di Menara Pandang Saujana, TMII, Jumat (25/11/2022). Ia mengatakan, TMII yang semakin bagus harus dapat dinikmati masyarakat.

"Ada beberapa fundamental yang kita jadikan sebagai basis dalam pembangunan Taman Mini yang dilakukan pemerintah. Nomor satu dapat diakses seluruh lapisan masyarakat," kata dia.

Cara agar berbagai lapisan masyarakat dapat menikmati TMII adalah menerapkan harga tiket yang terjangkau. Dony sendiri mengungkapkan tidak akan menaikkan harga tiket setelah uji terbatas rampung dilakukan.

"Karena itu, Taman Mini tidak akan menaikkan tiket masuknya. Tetap Rp 25 ribu," ujarnya.

Lebih lanjut, Dony mengungkapkan pihaknya akan terus mengembangkan TMII. Selain infrastruktur yang diperbaiki dan diperindah, atraksi dan pertunjukan di TMII juga bakal ditambah.

"Atraksi akan dikembangkan. Ketiga, konten kebudayaan. Nanti akan ada show-show di dalamnya yang akan menjadi daya tarik Kota Jakarta pada umumnya," ujarnya.

Sementara itu, uji terbatas TMII akan berlanjut sampai tahun 2023. Pasalnya, masih ada 2 tahap renovasi TMII yang belum dilakukan yakni revitalisasi wahana dan komersialisasi kawasan untuk kuliner.

Untuk diketahui, saat ini harga tiket setiap individu dikenakan biaya Rp 25 ribu. Sementara untuk kendaraan mobil dan sepeda dikenakan tarif Rp 25 ribu. Lalu untuk motor tarifnya Rp 15 ribu dan bus Rp 50 ribu.

Pembelian tiket TMII dilakukan secara online. Traveler dapat mengaksesnya melalui www.tamanmini.com atau lewat aplikasi Travelink.

dtk/jmi/red

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

SMAN Darmaraja Menjadi Sekolah Idola

SUMEDANG, JMI - Pelaksanaan PPDB Tahun ajaran 2024 - 2025 di Sekolah menengah atas negeri Darmaraja untuk jalur prioritas terde...