WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Masyarakat Pertanyakan Kinerja Polantas Pasca Berlakunya ETLE

JAKARTA JMI – Wajah kemacetan di Jakarta pada jam kerja, khususnya di pagi hari sudah menjadi hal biasa. Namun kemacetan terjadi makin parah akibat tidak adanya petugas yang mengatur lalulintas.

Menurut salah seorang pengguna jalan bernama Rudi, kinerja polisi lalulintas (Polantas) harus benar-benar dijalankan.

“Jangan karena sudah berlakunya tilang elektronik (ETLE-red) keberadaan polantas terkesan tak berfungsi,” ujarnya, sabtu (11/02/2023).

Sementara itu tokoh pemuda Jakarta Barat yang dimintai pendapat terkait kemacetan yang terjadi pagi dan jam pulang kerja, Umar Abdul Aziz mengatakan bahwa kemacetan yang terjadi tidak serta merta kita menyalahkan polantas.

Menurut Umar kesadaran masyarakat harus juga ditingkatkan dalam berkendara.

Ia mencontohkan banyak pengendara sepeda motor melawan arus bila satu titik tersebut tidak ada petugas.

“Nah..! kesadaran itulah harus dilakukan. Bila itu sudah dilakukan secara sadar, saya yakin kemacetan akan berkurang,” ujar Umar kepada media, minggu (12/2/2023).

Ditanya terkait tidak ada petugas di titik titik rawan kemacetan, tokoh pemuda Jakarta barat ini mengatakan harus diadakan evaluasi.

“Saran saya kepada bapak kapolda untuk meningkatkan personel polres polres di bawah jajaranya untuk menjaga titik yang memang dikeluhkan masyarakat,” pungkasnya.

Faisal 6444/Red/JMI
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Sekda Subang Hadiri Road To West Java Investment Summit 2024, Melalui PDAM TRS Promosikan Peluang Investasi Percepatan Air Bersih di Kawasan Industri Pelabuhan Patimban

Subang, JMI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang H. Asep Nuroni,S.Sos, M. Si menghadiri kegiatan Road ToWest Java Inves...