WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Sadis! Instruktur Senam Bunuh Suami Pakai Palu


Ngawi JMI,
Polres Ngawi menggelar rekonstruksi pembunuhan Romdan (46) oleh instruktur senam sekaligus istri korban, Anis Puji Lestari alias Hanis (35) di Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa Timur. Terungkap bahwa kepala Romdan dipukul palu oleh istrinya berkali-kali hingga tewas.

Diberitakan sebelumnya, Romdan adalah petani warga Desa Sirigan, Paron, Ngawi. Istrinya Hanis (35) seorang instruktur senam. Romdan ditemukan tewas bersimbah di dalam kamar dengan luka di bagian kepala pada Sabtu (18/2) subuh.

Hanis (35) memperagakan 19 adegan rekonstruksi. Dia mengaku memukul kepala suaminya sendiri dengan palu sebanyak 4 pukulan saat pria itu sedang tidur.

"Saya pukul pakai palu Pak, saat tidur," ujar Hanis ketika di tanya tim penyidik Satreskrim Polres Ngawi, Rabu (22/2/2023).

Dengan memakai baju oranye tahanan Polres Ngawi, Hanis juga memeragakan bagaimana dirinya membuang palu itu lalu mencuci tangan di kamar mandi.

Polisi telah melakukan rekonstruksi bagaimana pelaku menghabisi nyawa suaminya sendiri. Namun palu yang digunakan dalam rekonstruksi adalah palu mainan berwarna kuning-hijau yang dibawa Sat Reskrim Polres Ngawi.

"Itu hanya sarana untuk menggambarkan palu yang asli saja. Yang asli tidak kita suruh pegang pelaku karena bahaya nanti kalau mengamuk gimana," ujar Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono saat dimintai konfirmasi, Kamis (23/2/2023).

Palu asli yang digunakan pelaku memukul suami yakni jenis kayu yang juga dibawa untuk barang bukti dalam pers release oleh Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera, Rabu (21/2) lalu. Palu tersebut oleh pelaku dipukulkan sebanyak empat kali di kepala korban saat ia tertidur.

"Palu yang digunakan dari kayu untuk memukul suami sebanyak empat kali," tambah Agung.


dtk/ZR/JMI/Red.

Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

SMAN Darmaraja Menjadi Sekolah Idola

SUMEDANG, JMI - Pelaksanaan PPDB Tahun ajaran 2024 - 2025 di Sekolah menengah atas negeri Darmaraja untuk jalur prioritas terde...