WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Tingkatkan Aksesibilitas dan Kesejahteraan Rakyat, Jembatan Cibuaya Jatitujuh Direhab

MAJALENGKA, JMI -  Pemerintah Kabupaten Majalengka melakukan perbaikan jembatan Cibuaya yang berada di Kecamatan Jatitujuh untuk memperkuat konektivitas akses jalan daerah Jatitujuh dan Babajurang.

Peremajaan jembatan ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi warga dan para petani yang memiliki lahan pertanian di sepanjang akses tersebut.

Kepala Dinas PUTR Majalengka, H. Agus Tamim, menjelaskan bahwa biaya rehabilitasi jembatan Cibuaya tersebut bersumber dari  DAU Kabupaten Majalengka tahun anggaran 2023.

"Berdasarkan kontraknya, bahwa belanja modal jalan kabupaten rehabilitas jembatan Cibuaya yang berada di Kecamatan Jatitujuh senilai Rp.198.648.500," sebut Agus Tamim, Rabu (30/8/2023).

Agus menjelaskan, peran keberadaan jembatan Cibuaya bukan hanya sekadar konstruksi fisik, melainkan juga merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Majalengka dalam memajukan sektor pertanian dan infrastruktur daerah.

Kedua daerah tersebut memiliki peran strategis dalam penyuplai hasil pertanian. Sementara, rehabilitas jembatan yang dikerjakan oleh CV. Nadya Karya itu diharapkan akan lebih menguntungkan distribusi produk pertanian serta membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Salah satu tujuan utama perbaikan jembatan ini adalah untuk meningkatkan aksesibilitas. Sebelumnya, petani di daerah Jatitujuh atau warga Babajurang merasa khawatir ketika melintasi jembatan yang struktur bangunannya terbilang tidak memadai, terlebih saat musim hujan atau cuaca ekstrem.

"Adanya Jembatan Cibuaya, waktu perjalanan akan menjadi lebih singkat dan nyaman, memungkinkan mereka untuk mengangkut hasil pertanian lebih cepat dan efisien ke pasar-pasar lokal maupun regional," jelas Agus.

Lebih jauh Agus memaparkan, bahwa dampak positif lainnya adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan petani yang memiliki lahan di sepanjang jembatan.

Menurutnya, akses yang lebih baik akan membuka peluang baru untuk mengembangkan usaha pertanian dan membuka akses pasar yang lebih luas.

"Perbaikan infrastruktur ini diharapkan para petani akan memiliki peluang untuk memperluas usaha mereka, meningkatkan hasil panen dan pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan mereka," ungkapnya.

Salah seorang petani, Sutarno, yang memiliki lahan pertanian di dekat Jembatan Cibuaya, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap proyek ini. 

Ia sangat berterima kasih kepada Pemkab Majalengka yang telah merevitalisasi jembatan Cibuaya tersebut. Pasalnya, dampak dari pembangunan ini bukan hanya memudahkannya dalam mengangkut hasil pertanian, tetapi juga membuka pintu baru untuk menjual produk-produknya ke wilayah yang lebih luas.

Tidak hanya bagi para petani, pembangunan rehabilitas jembatan Cibuaya juga memberikan dampak positif bagi warga umum yang memerlukan akses antara dua daerah ini.

Masyarakat umumnya juga akan merasakan manfaat dalam bentuk perjalanan yang lebih lancar, akses yang lebih cepat ke fasilitas dan layanan, serta lebih banyak peluang kerja terkait dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di daerah tersebut. 

Pewarta : Yaya Ruhiyat
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Tahapan Coklit Berakhir, KPU Subang Mencoklit 1.200.596 Pemilih Lanjut Tahapan Berikutnya Persiapan Pilkada 2024

Subang, JMI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang dengan bangga mengumumkan bahwa tahapan pencocokan dan penelitian (c...