WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Peduli Hutan Lestari, LSM GANI Audensi Bersama Perhutani KPH Semarang: Soroti Kerusakan di Ringinpitu, Tanggungharjo dan Kedungjati

SEMARANG JMI
– Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya hutan, DPP Gerakan Anak Negeri Indonesia (GANI) menggelar pertemuan audensi dengan pihak Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Semarang. Kegiatan ini berlangsung di Kantor KPH Semarang, Jalan Dr. Cipto Nomor 99, Semarang, pada Jumat (23/5/2026).
 
Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk membahas berbagai isu strategis terkait kondisi hutan, tantangan kerusakan, hingga pola pengelolaan yang berkelanjutan. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Kepala Dinas (Waka) mewakili Administratur KPH Semarang, Misa Ekaristi, yakni Andi Henu beserta Staf Humas, Eno. Sementara dari pihak GANI dihadiri oleh Wakil Ketua DPP GANI, Muhtarom, serta aktivis dari Grobogan, Alirukamto. Turut hadir pula sejumlah awak media dari berbagai portal berita, antara lain lintasindo.com, Jurnal Media Indonesia (JMI), oligarki.com, dan bhayangkara.com.
 
Dalam diskusi yang berlangsung, materi utama yang dibahas meliputi upaya pelestarian hutan, maraknya kerusakan hutan yang diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, serta strategi pengelolaan hutan yang baik dengan menjaga keseimbangan antara penanaman jenis pohon produktif dan tanaman tegakan agar ekosistem tetap terjaga. 
Secara khusus, para peserta audensi menyoroti kondisi hutan di beberapa wilayah operasional yang dinilai cukup memprihatinkan. Kerusakan hutan yang terjadi di wilayah Ringinpitu, Tanggungharjo, serta wilayah Kedungjati menjadi perhatian utama. Kondisi di ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki tingkat kerusakan yang cukup serius, berbeda dengan kondisi di wilayah Kota Semarang, sehingga hal ini menjadi catatan tersendiri dan perhatian khusus bagi pihak Perhutani untuk ditindaklanjuti.
 
Mewakili Administratur KPH Semarang, Andi Henu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif audensi yang dilakukan oleh LSM GANI dan rekan-rekan media. Ia menegaskan bahwa pihaknya mencatat setiap masukan dan laporan yang disampaikan, terutama terkait kondisi di lapangan. Lebih lanjut, Andi Henu memberikan jaminan bahwa Perhutani akan bertindak tegas terhadap siapa pun oknum yang terbukti terlibat dalam tindakan pengrusakan hutan.
 
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan masukan yang diberikan. Berbagi pandangan seperti ini sangat kami butuhkan demi perbaikan. Terkait laporan kerusakan di Ringinpitu, Tanggungharjo, maupun Kedungjati, kami jadikan perhatian khusus. Perhutani berkomitmen untuk menindak tegas oknum-oknum yang terbukti merusak hutan, demi menjaga aset dan kelestarian lingkungan,” ujar Andi Henu.
 
Sementara itu, Alirukamto yang hadir mewakili unsur aktivis sekaligus mewakili rekan-rekan media, menegaskan perlunya sinergi lintas elemen masyarakat dan instansi. Ia meminta agar Perhutani dapat melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan mengawasi kelestarian hutan, serta berharap langkah penindakan yang dijanjikan dapat berjalan konsisten. 
“Kami berharap Perhutani dapat mengajak semua elemen untuk bergotong royong menjaga hutan. Penindakan tegas terhadap siapa pun yang merusak atau melakukan pembalakan liar harus terus dilakukan, termasuk menindaklanjuti kondisi yang memprihatinkan di wilayah Ringinpitu, Tanggungharjo, dan Kedungjati, agar aset alam ini tetap lestari untuk generasi mendatang,” tegas Alirukamto.
 
Audensi ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara lembaga masyarakat, media massa, dan Perhutani dalam mengawasi, mengawal, dan memastikan hutan di wilayah binaan KPH Semarang tetap terjaga kelestariannya serta dikelola secara profesional dan berwawasan lingkungan.


Tim Liputan JMI/Heru


Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar