Pertemuan ini menjadi wadah penting untuk membahas berbagai isu strategis terkait kondisi hutan, tantangan kerusakan, hingga pola pengelolaan yang berkelanjutan. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Kepala Dinas (Waka) mewakili Administratur KPH Semarang, Misa Ekaristi, yakni Andi Henu beserta Staf Humas, Eno. Sementara dari pihak GANI dihadiri oleh Wakil Ketua DPP GANI, Muhtarom, serta aktivis dari Grobogan, Alirukamto. Turut hadir pula sejumlah awak media dari berbagai portal berita, antara lain lintasindo.com, Jurnal Media Indonesia (JMI), oligarki.com, dan bhayangkara.com.
Dalam diskusi yang berlangsung, materi utama yang dibahas meliputi upaya pelestarian hutan, maraknya kerusakan hutan yang diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, serta strategi pengelolaan hutan yang baik dengan menjaga keseimbangan antara penanaman jenis pohon produktif dan tanaman tegakan agar ekosistem tetap terjaga.
Mewakili Administratur KPH Semarang, Andi Henu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif audensi yang dilakukan oleh LSM GANI dan rekan-rekan media. Ia menegaskan bahwa pihaknya mencatat setiap masukan dan laporan yang disampaikan, terutama terkait kondisi di lapangan. Lebih lanjut, Andi Henu memberikan jaminan bahwa Perhutani akan bertindak tegas terhadap siapa pun oknum yang terbukti terlibat dalam tindakan pengrusakan hutan.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan masukan yang diberikan. Berbagi pandangan seperti ini sangat kami butuhkan demi perbaikan. Terkait laporan kerusakan di Ringinpitu, Tanggungharjo, maupun Kedungjati, kami jadikan perhatian khusus. Perhutani berkomitmen untuk menindak tegas oknum-oknum yang terbukti merusak hutan, demi menjaga aset dan kelestarian lingkungan,” ujar Andi Henu.
Sementara itu, Alirukamto yang hadir mewakili unsur aktivis sekaligus mewakili rekan-rekan media, menegaskan perlunya sinergi lintas elemen masyarakat dan instansi. Ia meminta agar Perhutani dapat melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan mengawasi kelestarian hutan, serta berharap langkah penindakan yang dijanjikan dapat berjalan konsisten.
Audensi ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara lembaga masyarakat, media massa, dan Perhutani dalam mengawasi, mengawal, dan memastikan hutan di wilayah binaan KPH Semarang tetap terjaga kelestariannya serta dikelola secara profesional dan berwawasan lingkungan.
Tim Liputan JMI/Heru
0 komentar :
Posting Komentar