Sari Ater yang saat ini mengelola sumber air panas di Ciater akan berakhir masa pengelolaannya pada Juni 2027.
Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mulai mempersiapkan proses pencarian pihak yang akan mengelola salah satu wisata andalan Kabupaten Subang tersebut.
Bupati Subang, Kang Rey, menegaskan proses pencarian pengelola tersebut dilakukan secara terbuka sehingga siapa pun memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan masyarakat dapat mengetahui proses yang berjalan.
Kang Rey menekankan bahwa hak pengelolaan wisata air panas di Ciater akan diberikan kepada perusahaan dengan penawaran terbaik dan memberikan manfaat paling besar bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Subang melalui skema _beauty contest_
"Kalau Sari Ater bisa memberi penawaran yang baik, tidak menutup kemungkinan kembali ke Sari Ater, tapi kalau ada perusahaan yang lebih baik, ya kita serahkan ke perusahaan itu. Kalau ada perusahaan yang memberi penawaran lebih menarik atau memberi PAD lebih banyak, tentu akan kita pertimbangkan” pungkas Kang Rey.
Pewarta: Agus Hamdan
0 komentar :
Posting Komentar