WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Dugaan PETI EMAS di Desa Batuah Tetap Operasi Meski Sudah Disidak APH, Kenapa Bisa Terjadi ?

Doc foto JmI dan group Borneo tanggal 16 Juli 2026 Skj 10.45 bbwi kiriman SN anggota tim lokasi wilayah Desa Batuah kec.Raren Batuah Kab.Barito Timur, diduga PETI Emas oleh oknum warga dan Oknum APH

BARITO TIMUR, JMI - Diduga tetap Operasi Peti Emas di wilayah Desa Batuah Kec.Raren Batuah Kab.Barito Timur Prov.Kalimantan Tengah, meski Awak JMI kunjungan konfirmasi kepada bapak Kepala Desa Batuah tanggal 14 Juli 2026 yang intinya membenarkan adanya Operasi Peti Emas diwilayahnya.

Klarifikasi Kades Batuah pada para pelaku dari berbagai kalangan masyarakat, bahkan dari isu yang berkembang ada dari Oknum APH terlibat Peti Emas diwilayah Desa Batuah,dari sumber tim dan jaringan Media JMI Borneo.
Alasan pak Kades Batuah secara tanggung jawab jabatan, dirinya telah melakukan Himbauan kepada semua pihak untuk tidak melakukan Peti Emas diwilayahnya, bahkan sudah berkoordinasi dengan Camat Raren Batuah dan APH terkait, namun Peti Emas tetap berjalan dan himbauan dianggap angin lalu.

Harusnya semua pihak pemilik tanggung jawab LH bergerak sesuai Tupoksi dan SOP masing masing, JMI sebagai kontrol sosial tampil dengan berita yang faktual dan searah KEWI berita fakta bukan dusta atau hoax.
Pihak Bertanggung Jawab Harus Aktif dan Terus Cegah PETI Emas Dimanapun Berada

Dari pejabat tingkat Kepala Desa, Camat, Bupati, Polsek, Polres, Kejari, DLH, Dishut, DPRD, Media, LSM bila kompak bergerak dan terpadu mustahil kalah oleh pelaku PETI Emas wilayah Desa Batuah. Masalahnya diduga ada tarik menarik kepentingan hingga Operasi PETI Emas sulit diberantas dalam prakteknya. Meski dalam volume kecil,jika beroperasi terus menerus akibatnya kerusakan LH khusus wilayah Desa Batuah dan umumnya Kab.Barito Timur akan terancam rusak.
Telah rusak daratan dan lautan oleh tangan manusia, akibat keserakahan dan ketidakadilan sistim yang berlaku,apakah Kamu manusia tidak berfikir ?!".QS;Ar Rum;41 Al Baqarah;206 Al A'raf ;56.

Maka tunduk dan patuhlah kepada aturan ciptaan Ar Rabbmu yang juga telah menciptakan alam Raya dan mekanisme kerjanya sesuai sains teknologi modern, demikian (17/08/26.TS,SH).


Pewarta: Toto Suruto


Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar