WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Target Setoran PAD Perumda TRS di Tahun 2026 Tercapai, Tanpa Alokasi Penyertaan Modal dari APBD

Direktur utama perumda TRS, Lukman Nurhakim saat memberikan keterangan pers kepada awak media,di kantor perumda TRS,pada, kamis, 13/8/2026

SUBANG, JMI –Target setoran pendapatan asli daerah (PAD) perumda TRS tetap tercapai, untuk tahun anggaran 2026,meski tidak mendapatkan alokasi penyertaan modal dari APBD 2026.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Rangga Subang (TRS), Lukman Nurhakim Bertempat di kantor perumda TRS pada, kamis, 13/8/2026 

kepada awak media menyampaikan, "dirinya selaku direktur perumda TRS optimis target setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini tetap tercapai meski Perumda TRS tidak mendapat alokasi penyertaan modal dari APBD Kabupaten Subang untuk tahun anggaran 2026.

Lukman menjelaskan, Perumda TRS tidak hanya tidak menerima penyertaan modal dari APBD 2026, tetapi juga sudah tidak mendapatkan dukungan dari APBN untuk program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sejak 2024.,"Tuturnya.

Lebih lanjut,"lukman menjelaskan “Untuk penyertaan modal tahun 2026, kita tidak mendapat penyertaan modal dari APBD 2026. Termasuk bantuan dari APBN pun kita tidak ada. Sudah terhenti sejak tahun 2024 untuk program MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Padahal program bantuan APBN untuk seluruh PDAM itu sudah berjalan sejak tahun 2011, dan terakhir semua PDAM di Indonesia dapat program MBR tahun 2023,” jelasnya 

Menurutnya, setelah program subsidi MBR dari pemerintah pusat dihentikan, pelayanan air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah kini mengandalkan skema pengembalian dari kas daerah.

“Dari PAD yang disetorkan ke Pemda, dikembalikan lagi ke PDAM untuk bantuan masyarakat bawah atau sifatnya pelayanan. Sesuai Permendagri, dana masuk dulu ke kas daerah lalu dikembalikan lagi untuk pelayanan dasar masyarakat,” lanjutnya.

Meski tanpa penyertaan modal pada 2026, Lukman menyebut dukungan APBD pada 2025 telah diarahkan untuk sejumlah kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar Perumda TRS.

“Penyertaan modal APBD 2025 digunakan untuk tiga komponen: pertama, pembangunan Water Treatment Plant (WTP) Cijambe; kedua, penambahan jaringan pelanggan di wilayah Pantura yang sangat membutuhkan air bersih; serta ketiga, pengadaan pompa cadangan,” jelasnya.

Untuk 2027, Perumda TRS berupaya memperoleh dukungan APBN guna mengembangkan jaringan perpipaan di wilayah pesisir Pantura, khususnya untuk mendukung kebutuhan air bersih di sekitar Pelabuhan Internasional Patimban. Usulan tersebut mendapat dukungan dari anggota DPR RI dan Komisi V DPR RI.

Pewarta: Agus Hamdan
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar