WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Al Habib Fauzi Bin Muhammad Bin Al Attos : 'Kaji Akhlak, Tidak Suka Kekerasan

Jum'at 17 Juni 2016 | 11:20 WIB
Majelis Ta'lim & Ratib Badrud Duja
Jakarta, JMI - Didasari dorongan dari orang orang yang pernah merasa ditolong karena Penyakitnya disyaratkan oleh Habib hingga sembuh dan juga datangnya nya Ilham dari Allah SWT Majelis Taklim dan Ratib 'Badru Duja' didirikan tujuh tahun lalu

'Badru Duja' yang menurut filosofis mempunyai arti dari dunia kegelapan menjadi terang menurut Habib orang orang yang dibantunya atas izin Allah dapat disembuhkan dari berbagai Penyakit maupun medis seperti, Batu Ginzal, sampai kepada Santet.

Ditemui di Padepokannya di Daerah Jelambar Baru, Jakarta Barat belum lama ini (11/6), Pimpinan Majelis Taklim dan Ratib, 'Badru Duja' , Al Habib Fauzi Bin Muhammad bin Al Artis mengungkapkan kepada awak media bahwa dirinya memberi pelajaran kepada jamaahnya yang berjumlah sekitar 3000 orang Kaji Akhlak dan tidak mau ada kekerasan karena kekerasan itu bukan suatu penyelesaian seperti sweeping di Bulan Ramadhan, jika terlihat oleh Habib jamaahnya melakukan kekerasan dirinya tidak segan segan menegor bahkan sampai mencopot atribut Majelis yang dipakai seperti Jaket 'Badru Duja' .

Dalam prakteknya Majelis Taklim dan Ratib 'Badru Duja' dalam menyembuhkan berbagai penyakit dan keluhan masyarakat atau pasien tidak ditentukan besaran nilai rupiahnya, se ikhlasnya orang yang disembuhkan memberi uang dan dikatakan juga bahwa tidak memandang suku, agama atau Ras manapun, semua dilayani baik untuk Pengobatan maupun sekedar konsultasi masalah Pribadi, Keluarga maupun Pekerjaan. Bahkan banyak yang dari Non Muslim pun dibantu oleh Habib yang baru saja memasuki usia 60 tahun ini.

AlnHabib awalnya tidak percaya dengan pengobatan yang berbau klenik karena dirinya seorang Sarjana Hukum lulusan dari Perguruan Tinggi ternama di Jakarta, Namun dirinya mendapat Ilham lewat impian agar membantu orang yang dalam kegelapan karena berbagai masalah maupun penyakit menjadi teratasi karena atas izin Allah, Tuhan YME dan doa para jamaahnya yang berjumlah 300 orang dapat sembuh.
Menurut Pantauan team wartawan Koran JURNAL MEDIA Indonesia saat Habib sedang menangani Pasien yang mempunyai masalah karena di teluh atau disantet orang dengan keahliannya dan dilihat oleh awak media berhasil mengeluarkan paku paku yang ada didalam tubuh pasien tersebut hanya dalam beberapa menit saja, sungguh luar biasa!

Dan setelah beberapa paku yang bersarang ditubuh pasien tersebut dapat dikeluarkan awak media mencoba meminta klarifikasnya, pasien tersebut membenarkan dan merasakan proses penyembuhan dirinya sehingga diungkapkan bahwa setelah paku paku yang sudah berkarat itu dikeluarkan kondisi pasien tersebut menjadi lebih baik dan badannya terasa segar kembali.

(pemred/red)
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar :

Berita Terkini

Dukung Produktivitas Pertanian, Dinas PUTR Majalengka Gencar Optimalisasi Saluran Irigasi

MAJALENGKA, JMI - Dalam upaya menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupat...