WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Eep Hidayat Buka Suara! Resmi Nyatakan Dicopot Sebagai Ketua DPD Nasdem Subang Dianggap Telah Lecehkan Partai, Eep Tolak Tuduhan Tersebut Justru Sebaliknya

Mang Eep Hidayat saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media dikediamannya, soklat Subang, Senin,14/9/2026

Subang, JMI - Isu mundurnya ketua DPD Nasdem kabupaten Subang Eep Hidayat yang sehari -hari biasa di sapa Mang Eep terjawab sudah saat konferensi pers, Bertempat di kediaman soklat Subang pada Senin,14/9/2026.

Mang Eef Buka suara setelah di datangi pengurus DPW Jabar Luthfi  katanya di tugaskan Oleh ketua DPW Jabar untuk menyampaikan berita kepada dirinya bahwa ketua umum Surya Paloh memanggil ketua DWP Jabar untuk mengganti ketua DPD partai Nasdem kabupaten Subang.

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Subang, Eep Hidayat saat memberikan keterangan pers nya kepada sejumlah awak media menyatakan bahwa dirinya telah dicopot dari jabatan ketua DPD Nasdem kabupaten Subang. Pemecatan itu ia ketahui secara lisan dari pengurus DPW Jawa Barat.

“SK-nya belum. Saya didatangi pengurus DPW. Kang Lutfi menyampaikan ditugaskan ketua DPW Jabar bahwa Pak Surya Paloh memanggil dan meminta mengganti ketua DPD Subang,” kata Mang Eep.

Lebih lanjut,"Eep menjelaskan bahwa alasan pemecatan  yang di tuduhan kepada dirinya, bahwa Saya telah melecehkan partai. Kemudian juga secara langsung saya dikeluarkan di grup WhatsApp ketua DPD dan sekretaris DPW. “Berarti secara de facto saya diganti,” ujarnya.

Dirinya Berfikir sejak partai Nasdem yang satu -satunya menjadi partai politik yang sekarang itu mengantarkan salah seorang calon anggota DPR RI produk perampokan suara pemilu yang sekarang telah menjadi anggota DPR RI sesungguhnya sejak saat itu DPP partai Nasdem melencehkan partai , jadi bukan Saya yang melencehkan partai ,tapi bagaimana mungkin di partai yang menyandang Restorasi , bahwa perampokan suara pemilu ada anggota DPR RI produk perampokan suara pemilu bisa terjadi.

Mang Eep menolak tuduhan itu. Ia justru balik menyebut DPP Partai Nasdem yang melecehkan partai karena meloloskan anggota DPR RI yang ia sebut sebagai “produk perampokan suara ,"Tandasnya 

“Bagaimana mungkin di partai yang menyandang restorasi, ada anggota DPR RI produk perampokan suara pemilu. Itu pelecehan terhadap partai dan membatalkan konsep ideal Nasdem,” katanya.

Ia menilai Mahkamah Partai Nasdem tidak mencari kebenaran, melainkan mencari pembenaran. Sejak saat itu, menurutnya, di Nasdem Tower terjadi pelecehan terhadap partai.

“Ketua Umum bicara restorasi, bicara moralitas, bicara keteladanan. Tapi apakah bermoral menempatkan anggota DPR RI produk pengkhianatan terhadap suara rakyat? Pelecehan bukan,” tegasnya.

Mang Eep bahkan menyebut kondisi internal saat ini sebagai “demokrasi sampah”. Istilah itu ia pinjam dari pernyataan Ketua Umum Nasdem saat menyikapi demokrasi di Indonesia.

“Saya sedih. Yang saya perjuangkan keadilan dan kebenaran di Nasdem Tower, ternyata tidak ada. Yang dilaksanakan bukan restorasi,” ucapnya.

Untuk ke depan, Mang Eep berharap apa yang diucapkan dalam salam restorasi benar-benar dilaksanakan.

“Jangan yang diucapkan berbeda dengan yang dilaksanakan,” Tegasnya .

Ia menyebut, menurut informasi penggantinya adalah Kang Udaya. Namun ia menegaskan di Nasdem tidak ada mekanisme pemilihan demokratis dari bawah. Penunjukan dilakukan langsung oleh DPP.

“Konon kabarnya bukan hanya saya yang disingkirkan. Beberapa teman-teman yang sudah berjuang juga ikut disingkirkan dalam penyusunan kepengurusan baru,” ujarnya.

Mang Eep mengaku kecewa karena saat dirinya dulu menggantikan Bunda Edeh sebagai Ketua DPD, struktur pengurus tetap dipertahankan. “Saya yakin mampu memimpin dalam suasana heterogen,” UngkapMang Eep Hidayat.

Pewarta: Agus Hamdan


Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar