WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Tingkatkan Akses ke TPA Heuleut, Pemkab Majalengka Gelontorkan Anggaran Rp1,96 Miliar

Majalengka, JMI
– Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Bidang Bina Marga, melaksanakan peningkatan jalan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Heuleut di Kecamatan Panyingkiran. Pekerjaan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus menunjang kelancaran mobilitas menuju kawasan pengelolaan sampah tersebut.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan dengan nama paket Peningkatan Jalan Akses TPA Heuleut (PBJT) itu memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.967.242.000, bersumber dari PBJT-Konsumsi Tenaga Listrik dari Sumber Lain Tahun Anggaran 2026.

Proyek yang masuk Paket XVI (Enam Belas) tersebut dilaksanakan oleh PT Lisando Nusantara Karya dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender. Lokasi pekerjaan berada di wilayah Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka.

Peningkatan jalan akses menuju TPA Heuleut dinilai penting untuk mendukung kelancaran kendaraan operasional, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas pengangkutan dan pengelolaan sampah. Kondisi akses jalan yang memadai diharapkan dapat menunjang aktivitas pelayanan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Majalengka, Iid Junaedi Rahman, S.T., M.Si., dalam draf pernyataan yang perlu dikonfirmasi, menyampaikan bahwa peningkatan infrastruktur jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung konektivitas dan kebutuhan pelayanan publik.

“Peningkatan jalan akses menuju TPA Heuleut diharapkan dapat menunjang kelancaran mobilitas kendaraan operasional serta mendukung aktivitas pengelolaan sampah. Pelaksanaan pekerjaan juga harus memperhatikan spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat secara optimal,” demikian draf pernyataan yang dapat dimintakan konfirmasi kepada Iid Junaedi Rahman.
Sementara itu, Tomo selaku pengawas proyek, dalam draf keterangannya, menegaskan pentingnya pengawasan selama pekerjaan berlangsung, mulai dari kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis hingga kualitas hasil pekerjaan.

“Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Aspek kualitas, ketepatan pelaksanaan, dan kesesuaian dengan spesifikasi teknis menjadi hal yang harus diperhatikan agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” demikian draf pernyataan untuk dikonfirmasi kepada Tomo.

Dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender, pekerjaan tersebut diharapkan dapat diselesaikan sesuai jadwal kontrak dengan tetap mengutamakan mutu konstruksi. Kualitas hasil pekerjaan menjadi faktor penting agar jalan yang ditingkatkan mampu menunjang aktivitas operasional dalam jangka panjang.

Masyarakat pun diharapkan dapat ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Transparansi informasi proyek dan pengawasan yang baik menjadi bagian penting dalam mendorong penggunaan anggaran secara bertanggung jawab serta menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

Peningkatan akses menuju TPA Heuleut ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi jalan, tetapi juga mendukung kelancaran pelayanan persampahan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Majalengka. 

Pewarta: Yaya Ruhiyat
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar