WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Bupati Ditangkap KPK, Ini Peringatan Menteri Tjahjo

SENIN 05 SEPTEMBER 2016 | 10:40 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo
 
Jakarta, JMI - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta seluruh kepala daerah berhati-hati dan menghindari permainan proyek-proyek di daerah. Ia juga meminta para pemimpin tersebut mengerti area-area yang rawan korupsi dan menjauhi suap-menyuap.

"Harus dipahami siapa pun kepala daerah, termasuk oleh saya," kata Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Senin, 5 September 2016.

Tjahjo menyayangkan masih adanya pemimpin di daerah yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi. Kasus terakhir menimpa Bupati Banyuasin Yan Anton.

Kemarin, KPK mencokok Yan dalam sebuah operasi tangkap tangan. Bersamanya ditangkap pula Kepala Rumah Tangga Pemerintah Kabupaten Banyuasin Bustami, Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin Umar Usman, dan tiga orang lainnya.

Yan diduga menerima suap Rp 1 miliar. Uang itu diduga diberikan oleh pengusaha untuk menyuap Yan terkait dengan alokasi dana pendidikan sebesar Rp 21 miliar. Saat operasi, penyidik dikabarkan membawa uang Rp 300 juta.

Menanggapi penangkapan tersebut, Tjahjo mengatakan Kementeriannya belum mengambil keputusan karena menunggu pengumuman resmi dari KPK. "Asas praduga tidak bersalah harus dikedepankan dalam kasus Bupati Banyuasin tersebut," ucapnya.

Tjahjo mengatakan pemerintahan di Banyuasin tidak akan terganggu. Ada Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten yang akan menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan.

A H M A D  F A I Z
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Politisi Muda Partai Gerindra, Zennieta Frara Melenggang Ke DPRD Subang

Subang, JMI - Politisi muda yang pernah menjadi mojang Subang tahun 2017-2019, Zennieta Frara, S.Pd, (Neng Zanet) telah mengunci satu kur...