WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Aksi Heroik Polisi dan Warga Gagalkan Perampokan Kantor Pegadaian Swasta


Jakarta, JMI - 
Perampok toko gadai swasta di Jalan Mohammad Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang video penangkapannya viral di media sosial, ternyata menggunakan pistol atau senjata api (senpi) mainan saat mengancam korbannya. Perampokan pegadaian swasta di Jagakarsa itu terjadi pada Senin (13/12/2021) pukul 20.00 WIB.

"Itu softgun mainan, dia buat modus nodong-nodong orang itu, kan," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Ridwan, Selasa (14/12/2021). 

Ridwan mengatakan, sebelum merampok pelaku berpura-pura menggadaikan laptopnya. Dia kemudian menodongkan pistol pada kasir. "Minta korban untuk buka brankas, terus minta untuk menyerahkan uang mereka," tambah Ridwan.

Menurut Kasat Reskrim, pelaku juga sempat menyandera sejumlah korban dan memasukkan mereka ke kamar mandi. Setelah itu pelaku merusak server CCTV.

Aksi pelaku tidak berlangsung lama, karena warga menginformasikan pada pihak berwenang adanya perampokan di pegadaian swasta itu dan langsung menangkap pelaku.
Ridwan menuturkan saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, Polisi bersama warga menangkap pelaku perampokan bersenjata api terjadi di sebuah sentra gadai milik swasta di Jalan Mochamad Kahfi 2, Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/12/2021) malam.

Aksi perampokan tersebut terbilang nekat dan berencana, aksi ini juga membuat heboh masyarakat sekitar.
 
Dalam melancarkan aksinya, pelaku perampokan  sempat menyandera tiga karyawan perempuan. Tiga karyawan tersebut disekap di toilet.

Total ada tiga orang karyawan wanita yang saat itu akan menutup toko. Dari sinilah pelaku mulai beraksi dan mengancam ketiga karyawan sekaligus mengambil sejumlah barang.

Tak lama berselang, warga setempat mengetahui adanya perampokan bersenjata tersebut. Karena sedikit ragu, warga hanya bisa mengepung lokasi kejadian.

Petugas patroli Polsek Jagakarsa yang sedang melintas di lokasi kemudian turun meringkus pelaku. Polisi sempat beberapa kali memberi peringatan kepada pelaku. Namun, pelaku tak kunjung menyerahkan diri. Hingga akhirnya polisi memberikan tindakan tegas dan terukur.
 
Faisal 6444/Zahra/Red./JMI
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Jalan Penghubung Butuh Perhatian PemKab dan PemProv Gorontalo

Gorontalo JMI , Masyarakat Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo mengeluhkan dari tahun ketahun bahkan sampai dengan saat ...