WWW.JURNAL MEDIA INDONESIA.COM

Jalan Desa Jihi - Tuyau Rusak Berat Kapan Diperbaiki ?



Bartim-Kalteng,JMI
-Jarak Jihi ke Desa Tuyau tidak begitu jauh namun antara 2-3 Km saja yang bisa ditempuh dengan roda dua maupun roda empat, jalan Desa keberadaanya sangat penting karena ada empat desa pengguna jalan ini untuk kegiatan mereka setiap hari.

Desa Muara Plantau, Desa Ketab, Desa Kupang Bersih, dan Desa Tuyau, selain itu ada juga Desa Pinang Tunggal yang umumnya menggunakan jalan ini. Meski Desa Pinang Tunggal memiliki jalan alternatif yakni jalan Desa Pinang menuju jalan Negara.

Fakta ini menunjukan bahwa jalan Desa Jihi menuju Desa Tuyau merupakan sarana penting bagi kehidupan warga keempat Desa tersebut. 

Sayangnya perbaikan jalan Jihi Tuyau kurang ada perhatian dari pihak Pememerintah Daerah Barito Timur, Kalimanta Tengah, meski secara personal anggota Dewan dari Zona ini juga sudah bersuara cukup vokal menyampaikan data lapangan agar fisik jalan diperbaiki.

Setidaknya ada anggota Dewan yang cukup bijak Wahyudin Noor,SP,MP dari fraksi PPP ada pula H. Rusli,S.Pd Bos walet Kec. Pematang Karau yang sudah mengeluarkan dana pribadinya untuk mengurug jalan sekitar jarak 500m menuju kantor Desa Tuyau, setidaknya masih ada anggota Dewan peduli lingkungan. 

Dalam pantauan Tim Jurnal Media Indonesia, rusaknya jalan ini sudah cukup lama, sudah lebih dari setahun lalu, ini diketahui lantaran ada beberapa Tim JMI yang setiap harinya menggunakan jalan ini. (17/12/21).

Lalu bagaimana dengan Perhatian Pemda Bartim ?, sebuah tanda tanya besar yang sepertinya kurang peduli terhadap infrastuktur untuk akses jalan ke empat Desa tersebut.

Pasalnya Tahun 2019 dan Tahun 2020 lalu Pemda Bartim diduga punya Silpa Negatif (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) , artinya dua tahun anggaran ada sisa dana tidak terpakai alias tidak digunakan diatas 50 miliar/tahun, selama dua tahun berturut turut. 

Hal ini diketahui dari hasil Pansus Dewan Kab. Bartim tahun 2020 lalu, selain catatan Pansus sekitar 50 catatan lebih mengingatkan pihak Eksekutif agar maksimal dalam penggunaan anggaran baik APBN maupun APBD. 


Fakta Pemda seperti itu hasil Pansus Dewan juga menggundang Pertanyaan lanjutan sebab Pemda Bartim mendapat penilaian WTP dari BPK Perwakilan Kalimantan Tengah. 

Alas faktual ini juga yang mengundang Tim Talk Show Radio Monika FM dibawah komando tokoh Bartim yang juga seorang Advokat kawakan Andrew Badowo,SH yang secara aktif memantau jalannya roda Pemerintahan Pemda Bartim. 

Tim Talk Show Radio Monika FM satu satunya media kontrol sosial di Bartim yang terus menerus memberikan publikasi kritis terhadap hasil kinerja Pemda Bartim. 

Didalam Narasumber Tim Talk Show ada pula anggota Dewan yang aktif memberikan masukan guna kemajuan Bartim diantara sosok anggota Dewan tersebut ada nama Wahyudin Noor,SP,MP kandidat doktor lingkungan UNPAR, ada pula Chilikman,S.Pd,MAP ketua Pansus Bartim 2020 lalu, ada vokalis Bartim Yandi,SH tokoh muda pembawa pemikiran Yuris Yustisia, pengontrol kinerja Pemda Bartim dari aspek Hukum, ada juga tokoh wanita Bartim Juwita, tokoh wanita Dayak Mardiana, dll.

Dari narasumber Andrew Bafowo,SH yang cukup tegas dan lugas saat memberikan komentar atas kinerja Eksekutif Pemda Bartim “Kendala utamanya adalah masih ada pejabat yang tentunya Oknum yang berpola pikir Bisnis, ini penyebab Bartim kurang optimal dalam menggunakan anggaran Negara.” Ungkapnya dalam Talk Show rutin Radio Monika FM.

tentunya harapan seluruh masyarakat Bartim, Semoga Bartim berubah menuju perbaikan menyeluruh, Bartim lebih aspiratif dan terbuka, kita tunggu perubahan Pemda Bartim kedepannya. 

Toto Suroto/JMI/Red.
Share on Google Plus

0 komentar :

Posting Komentar

Berita Terkini

Jalan Penghubung Butuh Perhatian PemKab dan PemProv Gorontalo

Gorontalo JMI , Masyarakat Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo mengeluhkan dari tahun ketahun bahkan sampai dengan saat ...